Raudal Tanjung Banua
balipost.co.id
CATATAN ini saya tulis dengan ingatan kepada sebuah buku karya seorang pemikir Bali, I.B. Agastya ”Di Kaki Pulau Bali”. Entah kenapa buku tipis penuh makna itu tiba-tiba melintas di benak saya, ketika saya mulai menapak Pulau Sulawesi. Barangkali karena buku tersebut mampu mengurai pentingnya sejumlah hal terkait ”kaki Pulau Bali”, mencakup kawasan Pecatu, Uluwatu, Nusa Dua dan sekitarnya. Continue reading “Di Kaki Pulau Sulawesi… Etos Kerja Para Transmigran Bali, Jembrana dan Emas Bombana…”

