Reiny Dwinanda
Republika, 17 Juni 2007
SEOLAH mengambil inspirasi dari irama kehidupan yang serbacepat, praktis, dan memudahkan, ranah sastra sepertinya tak mau ketinggalan mengikuti tren dunia. Lantas, hadirlah fiksi kilat ke sidang pembaca. Apa pula itu?
Argumen tadi sejatinya bukan alasan yang memunculkan fiksi kilat. Faktor pendorongnya malah masih berupa tanda tanya. Sebab, karya-karya macam itu telah diciptakan dari dulu kala. Continue reading “Fiksi Kilat, Apa Pula Itu?”
