KUANTARKAN SAJAKKU 1
suara-suara mendesir
menjelang sore yang teduh
palung dada yang kian rapuh
menikmati penantianmu Continue reading “Kuantarkan Sajakku, Sajak-Sajak Sahaya Santayana”
KUANTARKAN SAJAKKU 1
suara-suara mendesir
menjelang sore yang teduh
palung dada yang kian rapuh
menikmati penantianmu Continue reading “Kuantarkan Sajakku, Sajak-Sajak Sahaya Santayana”
PENCULIK SUARA
pada sulur fajar menjalar
operasi gelap penculik suara
kokok ayam tak bersahutan
embun-embun mengering
burung-burung menggigil cemas Continue reading “Sajak-Sajak Rakai Lukman”
Curhatan Bengawan
Dan Bengawan pun mulai surut, serupa susutnya nurani, perahuperahu sandar, matahari amat ngengat, seterik matakalbu, beriak dan teriak lantang, menghardik kepiluan yang dirangkai jemari dan lidah, bantaran retak-retak, rongga-rongga kerontang, menunggu hujan, yang tiba malah hujatan. Continue reading “Sajak-Sajak Rakai Lukman”
PERIPHERAL
– nusantara
terlampau lekat warna tanah
menerima jernih langit
seperti kulit-kulit, manusia
dan bumi tak sebulat, mufakat
terlampau coklat warna ini tanah
dalam jernihnya, udara
tak pernah menampik warna
bagi burung, layang, dan bendera Continue reading “Sajak-Sajak A. Syauqi Sumbawi”
PERUT
Hari melonjak
dalam perut sajak.
Sepi tak beranjak. Continue reading “Sajak-Sajak Wing Kardjo”