Sajak-Sajak Mardi Luhung

PACINAN

Hanya ada lanskap: sebuah warung rujak. Pesanggrahan yang disanggah pilar kokoh. Pintu-pintunya terkunci. Gudang beras apak. Jajaran beringin. Dan kengerian yang kerap timbul ketika bulan purnama melintas. Selebihnya: tak ada jisim. Tak ada kuncir dipotong. Dan tak ada sepasang kupu-kupu yang selalu terbang di atas bong. Kupu-kupu yang bertelur di kitab yang dilisankan di pinggir kelenteng. Continue reading “Sajak-Sajak Mardi Luhung”

Sajak-Sajak A Muttaqin

cetak.kompas.com

Kuda Cahaya

Dia hanya kelebat, secepat kilat, tapi rambutnya yang panjang dan pekat, membebat kakiku yang jadi ungu setelah menyebut namamu: Kau yang lebih tinggi dari mimpi, lebih senyap dari sepi, lebih rinai dari bunyi. Dan dengan semua yang berakhir /i/ yang tak juga sampai

di watas wiru ini, ia memenuhi panggilanmu. Mencuci luka juga bunga-bunga yang tak jadi madah. Continue reading “Sajak-Sajak A Muttaqin”

Bahasa ยป