Ilham Khoiri
Kompas, 29 Maret 2009
Kami pun setiap malam berada dalam ruangan itu: dia main piano dan aku mendengarkannya. Yang selalu dimainkannya adalah Fur Elise, salah satu mahakarya Beethoven yang selalu membuatku seperti mengambang dalam keheningan untuk kemudian lenyap menjelma butir-butir udara yang dihirup dan dihembuskannya… Kami tak pernah bersentuhan. Hanya kadang memandang, mungkin itu tanda bahwa kami saling mengajukan pertanyaan, atau saling menyodorkan jawaban… Continue reading “Memasuki Dunia Sapardi”
