Mengenali Sapardi Djoko Damono

Cunong N. Suraja *
oase.kompas.com

KEHILANGAN JEJAK SAPARDIAN PADA SAJAKNYA DI KOMPAS 22 MARET 2009 – SEBILAH PISAU DAPUR YANG KAUBELI DARI PENJAJA YANG SETIDAKNYA SEMINGGU SEKALI MUNCUL BERKELILING DI KOMPLEKS, YANG SELALU BERJALAN MENUNDUK DAN HANYA SESEKALI MENAWARKAN DAGANGANNYA DENGAN SUARA YANG KADANG TERDENGAR KADANG TIDAK, YANG KALAU DITANYA BERAPA HARGANYA PASTI DIKATAKANNYA, “TERSERAH SITU SAJA?” (KADO ULTAH SAPARDI DJOKO DAMONO KE 70) Continue reading “Mengenali Sapardi Djoko Damono”

Penyair Hujan dari Baturono

Ninin Damayanti
majalah.tempointeraktif.com

Matahari sudah condong ke barat ketika Tempo bertandang ke rumah penyair Sapardi Djoko Damono di kompleks dosen Universitas Indonesia, Cirendeu, Ciputat, dua pekan lalu. Rumah bercat putih itu hanya sepelemparan batu dari Situ Gintung.

Perabot di rumahnya sederhana, menguatkan sosok Sapardi yang lekat dengan puisi liris yang bersahaja. Tidak ada mebel besar dan mewah. Hanya seperangkat kursi tamu yang dimakan usia, bantal kursi bermotif batik, kulkas tua, bale kayu berlapis tikar rotan, rak kayu penuh buku, dan sebuah komputer. Continue reading “Penyair Hujan dari Baturono”

Tujuh Dasawarsa Sapardi Djoko Damono

Herry Fitriadi
tempointeraktif.com

Sastrawan Sapardi Djoko Damono genap tujuh puluh tahun. Sebuah acara musikalisasi puisi digelar digelar di Gedung Teater Salihara Pasar Minggu, Jakarta Selatan Jumat (26/3) lalu . Selama hampir dua jam sejumlah seniman bergantian tampil di atas panggung. Mereka antara lain Happy Salma, Ninik L.karim, Sitok Srengenge, Jubing Kristianto, Umar Muslim, serta Paduan Suara Paragita Universitas Indonesia. Continue reading “Tujuh Dasawarsa Sapardi Djoko Damono”

Perjalanan 70 Tahun Sapardi Djoko Damono

Nurdin Kalim
tempointeraktif.com

Sapardi Djoko Damono lahir di Solo, Jawa Tengah, 20 Maret 1940 adalah salah seorang penyair terbaik yang dimiliki Indonesia. Dengan karir yang panjang sebagai penyair, penerjemah, redaktur, dan pengajar sastra, Sapardi telah melahirkan banyak karya, murid, maupun peniru, yang tersebar di pelbagai penjuru.

Sajak-sajaknya, yang sederhana dan jernih namun menyimpan kedalaman tak terduga, telah menjadi suara tersendiri dan memberi corak baru dalam khasanah puisi Indonesia. Continue reading “Perjalanan 70 Tahun Sapardi Djoko Damono”

Bahasa ยป