Darah Trah Dewata (Krisandi Dewi) Dan Perlawanan Cinta Perempuan Bali

Dino Umahuk*
http://perkosakata2009.wordpress.com/

Bukan maksud menyandingkan Novel ?Tarian Bumi? karya Oka Rusmini dengan Puisi ?Darah Trah Dewata? karya R. Mega Ayu Krisandi Dewi (Chaa) karena pada dasarnya keduanya berbeda. Yang satu novel yang satunya teks puisi. Yang satunya ditulis oleh sastrawan terkenal Oka Rusmini yang satu lagi ditulis oleh penyair pemula Chaa. Yang satu sudah sangat terkenal di ranah sastra yang satu sedang belajar menggeliat. Continue reading “Darah Trah Dewata (Krisandi Dewi) Dan Perlawanan Cinta Perempuan Bali”

PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA-MELAYU DI INDONESIA DALAM KONTEKS SISTEM PENDIDIKAN

Maman S. Mahayana *

Bahwa asal bahasa Indonesia ialah bahasa Melayu. Dasar bahasa Indonesia ialah bahasa Melayu yang disesuaikan dengan pertumbuhannya dalam masyarakat Indonesia sekarang.

Itulah pernyataan butir 8 Keputusan Seksi A dalam Kongres Bahasa Indonesia kedua di Medan yang berlangsung 28 Oktober—2 November 1954. Keputusan itu secara eksplisit menegaskan kembali bahasa Melayu sebagai asal dan dasar bahasa Indonesia. Continue reading “PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA-MELAYU DI INDONESIA DALAM KONTEKS SISTEM PENDIDIKAN”

Antologi Resensi Buku Sastra

Judul Buku : Seratus Buku Sastra Indonesia yang Patut di Baca Sebelum di Kuburkan
Penulis : An. Ismanto dkk.
Penerbit : I:Boekoe, Yogyakarta
Cetakan : I, 2009
Tebal : 1000 halaman
Peresensi : MG. Sungatno *
cawanaksara.blogspot.com

Di antara buku-buku yang berjejer di rak sebuah Toko Buku di Yogyakarta, saya pernah tertarik pada sebuah buku dan langsung membelinya. Selain penulisnya terasa tidak asing bagi saya, judul buku dan catatan dalam endorsment-nya cukup memikat. Continue reading “Antologi Resensi Buku Sastra”

Darah Trah Dewata

Krisandi Dewi
http://www.facebook.com/people/Krisandi-Dewi/1177407133

Sesemat kata muncrat di angkasa
Termaktub kesumat lupa tak tersebut
Ksatriaku, (yang hidup terlingkup megah nirwana)
Disinilah aku, (yang menelungkup dalam griya rumbia)
Mari cinta… kita tertawa
Menabuh genta tak bernyawa Continue reading “Darah Trah Dewata”

Bahasa »