Kyoto monogatari

Seno Gumira Ajidarma
kompas.com

TERBUAT dari apakah kenangan? Aku tidak pernah bisa mengerti, mengapa pemandangan itu selalu kembali dan kembali lagi: suatu pemandangan yang kudapatkan ketika kereta api shinkansen itu tiba-tiba menembus daerah salju dan kulihat seorang perempuan berjalan di luar rumah sendirian dalam badai. Apakah yang dikerjakan seorang perempuan dalam badai yang menggebu seperti itu? Tidak banyak rumah di dataran salju yang kulihat itu, dan hanya perempuan itu yang tampak dalam keluasan serba putih dan memutih sampai di batas cakrawala. Continue reading “Kyoto monogatari”

Ladang Terbakar

Raudal Tanjung Banua
kr.co.id

APA pun kata orang, keputusan Sombiang sudah bulat, tak bisa diganggu-gugat: mengajak istrinya, Lanik, tinggal di ladang. Sebuah pondok kayu bertiang tinggi beratap rumbia-ditisik batang rengsam-kukuh dengan batang kayu pelawan, selesai sudah dibuat. Ada hamparan sahang seluas mata memandang. Sementara pohon-pohon karet tua di lahan arah ke lembah-warisan orangtuanya-sengaja ditebang, sebagai gantinya, kini ratusan batang anak karet kembali ditanam: di tengahnya pondok itu tegak berjaga. Continue reading “Ladang Terbakar”

Sapardi Djoko Damono Tak Tergetar oleh Sihir Lebaran

Wawancara pada Sapardi Djoko Damono
http://layar.suaramerdeka.com/

PROFESOR Dr Sapardi Djoko Damono lahir 20 Maret 1940 di Surakarta. Ia, kita tahu, adalah salah satu budayawan penting Indonesia. Pada 1986 penyair ini mendapatkan SEA Write Award. Ia juga menerima penghargaan Achmad Bakrie pada 2003. Tentu sebagai orang Jawa pendiri Yayasan Lontar ini memahami benar makna Lebaran. Apa komentar dia tentang pesona mudik dan makna pulang kampung? Berikut perbincangan dengan dia di Jakarta, belum lama ini. Continue reading “Sapardi Djoko Damono Tak Tergetar oleh Sihir Lebaran”

Kesaksian Para Sahabat untuk WS Rendra

Benny Benke
suaramerdeka.com

Aku mendengar suara/ Jerit makhluk terluka, luka, luka, hidupnya/ Orang memanah rembulan/ Burung sirna sarangnya, sirna, sirna, hidupnya/ Orang-orang harus dibangunkan/ Aku bernyanyi, menjadi saksi.

TEMBANG ”Kesaksian” yang dinyanyikan Aning Katamsi dan Trie Utami dengan iringan Jockie Soeryoprayogo (organ), Sawung Jabo (gitar akustik), Totok Tewel (gitar), Doddy Katamsi (bas), dan Inisisri (drum), menutup perayaan ulang tahun WS Rendra. Continue reading “Kesaksian Para Sahabat untuk WS Rendra”

Puisi Itu Pukulan Bersarung Tinju Beludru

Dorothea Rosa Herliany, Triyanto Triwikromo
suaramerdeka.com

JAWA Tengah wajib bangga memiliki penyair Dorothea Rosa Herliany. Sebab, selain buku puisinya, Santa Rosa, memenangi Khatulistiwa Literary Award 2005-2006, jauh sebelumnya kumpulan puisinya yang lain, Kill the Radio, masuk sebagai lima besar penghargaan paling bergengsi dalam dunia kesusastraan di Indonesia itu pada 2001. Setelah itu, pada 2003 Pusat Bahasa juga memilih dia sebagai pengarang terbaik 2003. Bahkan akhir 2004 Dorothea menerima “anugerah seni” dari Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata RI. Continue reading “Puisi Itu Pukulan Bersarung Tinju Beludru”

Bahasa ยป