Teater Populer Mencoba Menghibur di Antara Kepalsuan Hidup

Doddi Ahmad Fauji *
Media Indonesia 07/12/2004

Adakah seorang penyair identik dengan si pemberontak? Adakah si perajut kata itu –sekalipun ia seorang hipokrit– dapat menjadi personifikasi dari si penguak kemunafikan? Kita bisa saja setuju, tapi boleh juga ragu.

Yang jelas, dalam lakon Julieus Caesar-nya Shakespeare, penyair itu diibaratkan duri dalam daging yang harus segera dicabut. Tidak mematikan memang, tetapi menyakitkan bila dibiarkan. Continue reading “Teater Populer Mencoba Menghibur di Antara Kepalsuan Hidup”

Bahasa »