Metamorfosis Kertas

Sigit Susanto *
Pikiran Rakyat, 7 Des 2006

SCHOPENHAUER berkata, “Membaca ibarat berpikir dengan menggunakan kepala orang lain.” Akan tetapi, Nietzsche justru berseberangan dan berargumen, “Orang-orang yang banyak belajar dan bekerja dengan baik, maka tak perlu membaca lagi.”

Lepas dari dua perbedaan pandangan di atas, tetap saja kehadiran buku menjadi sangat penting bagi sebuah peradaban manusia yang selalu berubah ini. Continue reading “Metamorfosis Kertas”

Ikan Marlin yang Sangat Besar

Sasti Gotama *

Dalam prolog buku Gempa Waktu, Kurt Vonnegut menulis tentang karya Ernest hemingway, the Old Man and the Sea, yang menceritakan tentang seorang nelayan Kuba yang tak memperoleh seekor ikan pun selama 84 hari. Pada akhirnya, nelayan itu mampu menangkap seekor ikan marlin yang sangat besar. Ikan itu dibunuh dan diikatkan di samping sampan. Namun sebelum ia berhasil membawanya ke pantai, ikan-ikan hiu menyantap habis daging yang menempel di kerangka ikan tersebut. Continue reading “Ikan Marlin yang Sangat Besar”

SIAPAKAH MEREKA?

Taufiq Wr. Hidayat

Kisah ini bagaikan fiksi. Jangan-jangan memang fiksi. Konon kisah yang mirip fiksi atau memang fiksi ini, terjadi pada masa Khalifah al-Makmun (813-833). Tersebutlah seorang teolog agung. Namun kehidupannya sangat sederhana. Bersahaja. Ia yang kelak menjadi rujukan banyak orang dan ahli-ahli ilmu agama sesudahnya. Dia disebut dengan nama Tuan Hambal. Kesederhanaan hidupnya, membuat siapa pun tak pernah menduga bahwa dirinya adalah seorang teolog. Orang banyak mengenal kemashurannya dari mulut ke mulut, atau hanya dari karyanya yang menjadi buah bibir para ahli ilmu-ilmu agama di zamannya. Continue reading “SIAPAKAH MEREKA?”

Bahasa »