Muhammad Yasir
Ada pohon besar yang tumbuh persis di tepi Sungai Elo dan Sungai Progo; dua sungai berair bening dan keruh – semacam simbol kehidupan orang-orang Indonesia Kecil masa lalu dan masa kini – yang bertemu dan mengalir bersamaan dan, aku pastikan, akan membuat engkau lupa tentang persoalan hidup, hingar-bingar kehidupan, dan kekacauan ekonomi dan politik di tanah terjajah ini. Telingamu juga akan mendengar dengan jelas riak dari pertemuan keduanya. Riak ini semacam seorang Agam Wispi tua Continue reading “Di Tepi Dua Sungai”
