Taufiq Wr. Hidayat *
Penguasaan mencengkeram sampai pada yang privat. Kecantikan yang privat, pada wilayah yang publik dikontrol kekuasaan. Tetapi kecantikan—bagi Maxim Gorky, bukan sebagaimana ajaran iklan kosmetik. Bukan tubuh yang diciptakan sabun, sampo, pemutih ketiak, lulur, bedak, obat pelangsing dan penyubur payudara. Bukan busana yang dibentuk modal kapital sebagai “mode-mode tahayul” guna mengontrol kaum hawa dalam menentukan kecantikan dirinya. Namun ke-bunda-an. Kehidupan tak dapat tumbuh, lantaran nilai-nilai kebundaan tak menyifati tubuh yang memelihara. Tatkala kecantikan ditawan sudut pandang tubuh belaka, ia kehilangan daya bebas dan membangun kesadaran pembebasan. Continue reading “KEKUASAAN, DIALOG, KECANTIKAN”


