Kegiatan Sastra di Surabaya, 1972 – 1991

Ribut Wijoto *
beritajatim.com, 31 Des 2019

Mungkin kegiatan sastra di kota Surabaya belumlah sekencang di kota Yogyakarta dan Jakarta. Apalagi Surabaya sejak zaman Belanda lebih dikenal sebagai kota industri, kota dagang. Namun bukan berarti kegiatan sastra tidak bergeliat.

Tulisan ini mencoba merekam kembali kegiatan sastra di kota Surabaya dalam rentang waktu tahun 1972 hingga tahun 1991. Bukan perekaman yang mendalam. Sebatas sepintas lalu dengan mengambil data dari kliping koran dan beberapa sumber pustaka. Continue reading “Kegiatan Sastra di Surabaya, 1972 – 1991”

MELAMPAUI MULTIKULTURALISME

: MENEROKA WATAK DIVERSITAS KESENIAN DI JAWA TIMUR

Djoko Saryono *

Tulisan ini dimaksudkan sebagai pemantik perbincangan tentang kesenian di Provinsi Jawa Timur yang betapa luas spektrum tema, bermacam-macam isi, dan beraneka penghampirannya sebagai realitas budaya dalam perspektif holistik. Dalam perspektif holistik budaya, kesenian dapat diperlakukan sebagai realitas simbolis (mentifact), realitas sosial (sociofact), dan material (artefact) karena secara holistik budaya mencakupi lapis simbolis, sosial, dan material yang bertali-temali dengan matra-matra kehidupan lainnya. Continue reading “MELAMPAUI MULTIKULTURALISME”

Bahasa »