Tag Archives: Sunaryono Basuki Ks

Wisata Bahasa

Sunaryono Basuki Ks *
_Suara Karya, 28 Maret 2009

MOHON maaf sebelumnya kepada semua pihak kalau-kalau yang saya tulis ini menyinggung perasaan atau wibawa atau apa saja yang Anda punyai. Tulisan ini sekedar mengemukakan keheranan saya akan kreatifitas bangsa ini dalam memberi nama-nama tempat.

Surat yang Ditulis dengan Tinta Merah

Sunaryono Basuki Ks
http://www.suarakarya-online.com/

Iwan seorang sastrawan, walau pun belum terkenal, dia menghayati sastra dengan jiwanya. Sejak kecil. Bahkan karena ketertarikannya pada karya sastra yang disiarkan oleh radio, dia juga ingin menjadi penyiar radio. Dia bahkan bersurat pada pengasuh ruang Arena Pelajar yang disiarkan oleh radio setiap jam enam tiga puluh pagi mengenai keinginannya menjadi penyiar radio. Apa syarat-syaratnya dan sebagainya.

Jeng Niniek dan Mas Apung

Sunaryono Basuki Ks
http://www.suarakarya-online.com/

Ini kisah yang unik yang kuharap tidak akan terjadi pada diriku. Aku tidak pernah menduga hal ini bisa terjadi, tetapi pada suatu malam aku dibikin terbengong-bengong dengan sebuah panggilan telpon melalui HP ku yang bukan blackberry, apalagi telpon genggamku itu berwarna kuning. Aku memegangnya di tangan kiri dan mendengarkan ocehan dari seberang sana dengan telinga kiri.

Lelaki yang Menyesali Peruntungannya

Sunaryono Basuki Ks
http://www.suarakarya-online.com/

“Kenapa aku tidak beruntung?” renungnya. Alangkah malang lelaki ini, dia tidak memahami makna sebuah cobaan yang kapan saja diberi Tuhan.

Dan cobaan bagi manusia sudah direncanakan oleh Tuhan tidak akan melebihi kekuatannya. Pasti manusia akan mampu menahan cobaan itu sebab memang demikian rencana Tuhan. Bukanlah Tuhan juga sudah memerintahkan pada manusia lain untuk mengatakan kebijakan ini:

Pemburu Kijang Kencana

Sunaryono Basuki Ks
http://www.suarakarya-online.com/

Kalian pasti tahu siapa pemburu kijang kencana itu. Namanya Sri Rama, dan istri tercintanya Dewi Shinta yang cantik molek jelita. Mereka bertiga berburu di hutan belantara: Sri Rama yang tampan dan mahir memanah, adik kandungnya Laksmana yang tenang dan bijaksana, serta Dewi Shinta yang cantik jelita serta molek. Molek berarti tubuhnya sehat namun bukan kegemukan. Tubuhnya penuh dan sehat yang membuatnya sangat menarik perhatian para lelaki.