Desak dan Anjingnya

Sunaryono Basuki Ks
http://www.sinarharapan.co.id/

Mula-mula aku tidak tahu, mengapa seekor anjing berbulu coklat mudai selalu memasuki ruang kelasku bilamana aku mengajar mata kuliah Drama dan Advanced Reading. Kadang, anjing yang berbulu bersih terawat itu menerjang masuk ke dalam kelas dan kemudian berhenti di salah satu sudut kelas. Mahasiswa biasanya tertawa setiap kali anjing itu datang. Mereka lebih paham dariku. Anjing itu biasanya langsung duduk dengan tenang di samping kaki Desak yang sedang mendengar kuliahku. Continue reading “Desak dan Anjingnya”

Riau dalam Pusaran Sastra Indonesia

Sunaryono Basuki Ks *
jawapos.com

Buku rujukan tentang sastrawan dan karya sastranya di Indonesia tidak banyak. Ernst Ullich Krastz, dosen di School of Oriental and African Studies, University of London, menyusun buku Bibliografi Karya Sastra Indonesia dalam Majalah berupa catatan tentang karya drama, prosa, dan puisi (Gadjah Mada University Press, 1989). Catatan yang dibuat Kratz melingkupi karya sastra yang terbit di dalam majalah (bukan buku dan koran) yang terbit antara 1920-1980. Continue reading “Riau dalam Pusaran Sastra Indonesia”

Berita dari Kampung

Sunaryono Basuki Ks
http://www.suarakarya-online.com/

Kebiasaanku tiap pagi sebelum berangkat ke kampus ialah memeriksa kotak surat di lobi Mary Morris Resedence, siapa tahu ada sepucuk dua surat dari kampung halaman. Tapi pagi itu aku belum beruntung. Bagaimana keadaan istri dan dua orang anakku yang kutitipkan di rumah orang tuaku di Malang?

Sebelum aku berangkat, Wawan dan Andi menjadi pasien Dr. Wardhana spesialis anak-anak dan divonis sakit paru-paru sehingga harus mengkonsumsi obat yang mahal. Continue reading “Berita dari Kampung”

Buka Diri, Alam Memberi Sesuatu

Sunaryono Basuki Ks
Pewawancara: Adnyana Ole
http://www.balipost.co.id/

Untuk ukuran sastrawan yang umurnya sudah kepala enam, Sunaryono Basuki Ks. termasuk sastrawan yang super produktif. Bahkan keproduktifannya tak kalah dengan penulis muda energik yang kini banyak bermunculan di Indonesia. Selama dua tahun guru besar di IKIPN Singaraja ini menulis empat novel, sebuah kumpulan cerpen dan sebuah esai. Tahun 2004, dua novelnya — masing-masing “Antara Jalan Jaksa dan Lovina” dan “Sisca Ambarwati” — diterbitkan Grasindo. Lalu pada tahun 2005 juga terbit dua novel, “Maling Republik” (Mizan) dan “Cinta Berbunga di Lovina” (Pinus) serta sebuah kumpulan cerpen “Sepasang Kera yang Berjalan dari Pura ke Pura” (Kompas). Continue reading “Buka Diri, Alam Memberi Sesuatu”

Kita Fatalis Sejati?

Sunaryono Basuki Ks*
http://www.suarakarya-online.com/

Bencana alam bertubi menerpa, wabah penyakit mengincar segenap penjuru, bom bisa meledak dimana-mana, kerusuhan, teror, demo hampir setiap hari, pengungkapan korupsi. Meminjam istilah Pater Dick Hartoko, apakah memang ini tanda-tanda zaman yang harus diurai dengan bijaksana?

Sebagian kita merasa tak bisa berbuat apa-apa karena ini sudah kehendak zaman. Kita tak bisa mengubahnya. Continue reading “Kita Fatalis Sejati?”

Bahasa ยป