Sajak dan Pertanggungjawaban Penyair

Sutardji Calzoum Bachri
Republika 9 Sep 2007

Ketika Tuhan merindu memimpikan dirinya agar dikenal dan lepas dari kegelapan rahasiaNya, Ia berfirman: Kun faya kun. Maka jadilah alam semesta ini.

Manusia sebagai bagian dari alam semesta serta alam semesta yang terkandung di dalam dirinya adalah bagian dari mimpi Tuhan, seperti yang dikatakan oleh Sufi besar Syeh Muhyiddin Muhammad ibn Arabi. Dari mimpinya, dari imajinasiNya, Tuhan melalui kata-kata kun faya kun, menciptakan sejarah jagat raya berikut sejarah manusia di dalamnya. Continue reading “Sajak dan Pertanggungjawaban Penyair”

Pertemuan Dua Presiden Penyair

Salyaputra *
cetak.kompas.com

PERTEMUAN Sutardji Calzoum Bachri dan Umbu Landu Paranggi boleh jadi hal yang lumrah saja. Namun, mengingat peran dan mitos mereka selama ini sebagai tokoh perpuisian Indonesia, tak pelak perjumpaan dua sahabat lama ini mengandung sekian kemungkinan arti dan juga tafsir tersendiri: sebuah kilas balik sekaligus refleksi akan kehidupan susastra Indonesia di masa depan. Continue reading “Pertemuan Dua Presiden Penyair”

Dari Puisi Mantra ke Kursi Presiden Penyair

Murparsaulian
riaupos.com

Kepiawaiannya meramu kata telah menghipnotis, tidak hanya mahluk sastra, namun juga penikmat dan pemerhati sastra di tanah air bahkan dunia.

Di tangannya kata-kata menjadi wangi dan ranggi. Pada momen Anugerah Sagang ke-15 tahun ini, Yayasan Sagang memberikan anugerah khusus Sagang Kencana kepada presiden penyair ini. Continue reading “Dari Puisi Mantra ke Kursi Presiden Penyair”

Sang ‘Mata Kiri’ yang Mengembara

Sutardji Calzoum Bachri / Wawancara
Republika, 19 Agustus 2007

Untuk membuat janji wawancara dengan Sutardji Calzoum Bachri, ternyata tak mudah. Saat pembicaraan awal Senin (13/8) lalu untuk minta kesediaannya, dia menyediakan waktu Rabu (15/8) malam, dua hari berselang. Tapi sebelum pembicaraan melalui telepon genggam itu terputus, ia mengingatkan agar menelepon kembali sebelum waktu yang sudah ditetapkan. Continue reading “Sang ‘Mata Kiri’ yang Mengembara”

Bahasa ยป