KAJIAN ISLAM: BELAJAR DARI GUS DUR (bagian I – III)

Sutejo

Untuk menggairahkan kembali spiritualitas umat NU –sesuai dengan pesan tema panitia— maka dapat dieksplorasikan sebagai berikut. Pertama, jika yang dijadikan “patokan” adalah Gus Dur, maka penting kita berkaca pengembangan diri ala Gus Dur, dan mungkin berikut penerus organisasinya, KH. Hasyim Muzadi. Karena itu, mari belajar kepada Gus Dur. Continue reading “KAJIAN ISLAM: BELAJAR DARI GUS DUR (bagian I – III)”

KAJIAN ISLAM: BELAJAR DARI GUS DUR (bagian IV – VII Habis)

Sutejo
/4/
Aura Gagas Gus Dur

Era demokratisasi dalam konteks Indonesia mutakhir, telah menjebak masyarakat Indonesia pada gelombang eforia kata; yang mengabaikan pada kaidah demorasi itu sendiri. Kalau substansi demokrasi adalah kesederajatan, maka dalam fenomena kehidupan berbangsa mutakhir (politik?), arifnya dapat menghindarkan simbol kata yang cenderung mereduksir pihak yang lain. Continue reading “KAJIAN ISLAM: BELAJAR DARI GUS DUR (bagian IV – VII Habis)”

Mengatasi Korupsi di Sekolah

Sutejo *
Kompas, 26 Jan 2004

Diskursus korupsi di sekolah, yang dimuat Kompas beberapa waktu lalu, sangat menarik untuk direspon masyarakat agar korupsi sebagai salah satu jenis “penyakit mematikan” itu tidak berkembang biak di sekolah. Kalau Budiyana di harian ini (Kompas, 12 Januari 2004) setengah “menyangkal” atas “gugatan” Syukur Budiardjo, yang mensinyalir guru sebagai pelaku korupsi di sekolah yang dimuat sebelumnya (Kompas, 15 Desember 2003), boleh jadi itu hanya semata perbedaan persepsi dan cara pandang. Continue reading “Mengatasi Korupsi di Sekolah”

Bahasa »