
(Melarung Nada di Pelabuhan Kampung Ujung Muncar, Foto Aditya Prayuga)
Taufiq Wr. Hidayat * Continue reading “ORANG MALAM, NASIB MALAM, PANJANGNYA MALAM”
IMAN DAN WABAH

Taufiq Wr. Hidayat * Continue reading “IMAN DAN WABAH”
PENYAKSI
Taufiq Wr. Hidayat *
Malam itu udara dingin mengantarkan saya ke rumah Kiai Sutara yang sederhana. Lingkungan pinggiran kota yang tak ramai. Surau kecil dekat rumah Kiai Sutara. Pohon-pohon. Jalan kecil yang sepi. Rumah kecil yang dipenuhi bonsai. Terdapat lampu tua. Dan di kursi dan meja kuno itu, tampak seorang tua duduk. Terdengar suara musik klasik dari pemutar lagunya. Saya sendiri tidak tahu musik apa itu. Continue reading “PENYAKSI”
PARA PENDOSA
Taufiq Wr. Hidayat *
Siang itu, saya kembali sowan ke rumah Kiai Sutara. Beliau berkisah kepada saya perihal kisah Nabi Musa.
“Sahdan dikisahkan dalam sebuah buku kuno perihal doa Nabi Musa,” ujar Kiai Sutara membuka pembicaraan. Continue reading “PARA PENDOSA”
WABAH PURBA
Taufiq Wr. Hidayat *
Sambil menundukkan kelelahan,
aku nulis puisi.
Terminal tua, hujan hendak mencipta telaga,
dan bangku-bangku tunggu.
Kota yang tertatih-tatih.
Kesunyian yang hilang.
Dan perih yang gamang.
Siapa terluka di balik bahasa?
Dicatat derita ke dalam kata-kata.
Mengiris bawang merah dan mendiskusikan cinta. Continue reading “WABAH PURBA”
