INISIAL BADAI

Wahyu Hidayat **

/A/
Tanganmu menggambar wajah farisi dan tubuh naskhi yang runcing. Di tengah ayat, handam yang kaugerakkan membentuk huruf-huruf tumpul.

“Bantu aku merapikan ujung handam,” suaramu seperti tsulutsi yang agung dan mencandukan. Dadaku menjadi diwani jali yang gagal terbaca awam. Continue reading “INISIAL BADAI”