Yetti A.KA *
jawapos.com
Pacar
Dari pertama kali lelaki itu sudah katakan bahwa ia cuma menginginkan seorang pacar. Perempuan yang akan menemaninya jalan-jalan di sore Sabtu dan Minggu atau mendampinginya menghadiri acara kawinan teman kantor. Pacar yang tidak cerewet, tentu saja. Ia sangat bosan berurusan dengan perempuan banyak mau, seperti ibunya. Ah, betapa terganggu hatinya bila mengenang ayah tergopoh-gopoh memenuhi rengekan ibu yang minta dipijit atau dikerok atau dibelikan semangkuk bakso di pangkalan dekat rumah padahal saat itu seharusnya ayah istirahat sepulang kerja. Kini, ayah sudah meninggal. Begitu juga ibu. Continue reading “Pacar, Sore, dan Renyai”
