Curhat Cinta Dewi Lestari

Kika Dhersy Putri
jawapos.com

Judul buku ini Rectoverso. Kalau Anda penikmat karya Dewi Lestari, tentu tak asing dengan kata yang sempat tampil sebagai ”bintang tamu” di buku pertamanya Supernova : Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh. Secara makna harfiah, rectoverso adalah dua citra yang seolah terpisah tapi sesungguhnya satu kesatuan. Ini merefleksikan proyek hibrida, buku sekaligus CD yang dirilis bersamaan, tapi dijual terpisah. Continue reading “Curhat Cinta Dewi Lestari”

SASTRA PESISIR JAWA TIMUR DAN SULUK-SULUK SUNAN BONANG?

Abdul Hadi W. M.
icas-indonesia.org

Jawa Timur adalah propinsi tempat kediaman asal dua suku bangsa besar, yaitu Jawa dan Madura, dengan tiga sub-etnik yang memisahkan diri dari rumpun besarnya seperti Tengger di Probolinggo, Osing di Banyuwangi dan Samin di Ngawi. Dalam sejarahnya kedua suku bangsa tersebut telah labih sepuluh abad mengembangkan tradisi tulis dalam berkomunikasi dan mengungkapkan pengalaman estetik mereka. Continue reading “SASTRA PESISIR JAWA TIMUR DAN SULUK-SULUK SUNAN BONANG?”

SASTRA JAWA TIMUR DAN KRISIS KRITIK SASTRA

S Yoga
kompas.com

Memperhatikan kehidupan sastra di Jawa Timur akhir-akhir ini, nampaknya cukup memprihatinkan. Satu sisi banyak karya-karya sastra yang lahir baik novel, cerpen maupun puisi. Baik itu ditulis oleh pengarang-pengarang senior maupun yang muda-muda. Sementara itu kritik sastra atau kritikus yang muncul di Jawa Timur sangat sedikit. Apalagi kritikus yang muda. Sehingga perbandingan dari jumlah karya sastra dan kritik sastra begitu tidak berimbang. Continue reading “SASTRA JAWA TIMUR DAN KRISIS KRITIK SASTRA”

Bahasa ยป