DAKWAH AGAMA DALAM SASTRA INDONESIA

Maman S. Mahayana

Majalah Sastra, Agustus 1968, pernah memuat sebuah cerpen karya Kipanji-kusmin, berjudul “Langit Makin Mendung”. Belakangan, cerpen ini dianggap menghi-na Nabi Muhammad, dan dengan begitu, sekaligus juga berarti melecehkan agama Islam. Reaksi keras dari umat Islam pun mengalir. Pada tanggal 22 Oktober 1968, Kipanjikusmin kemudian menyatakan mencabut cerpennya itu. Tetapi persoalannya tidaklah berhenti sampai di situ. H.B. Jassin, selaku penanggung jawab majalah itu diminta mempertanggungjawabkannya. Paus Sastra itupun lalu diadili di pengadilan. Continue reading “DAKWAH AGAMA DALAM SASTRA INDONESIA”

Hantu

Arie MP Tamba
jurnalnasional.com

Sejarah sastra meliputi penulisan perkembangan sastra dalam arus sejarah dan di dalam konteksnya. Di dalamnya dibahas periode-periode kesusastraan, aliran-aliran, jenis-jenis, pengarang-pengarang, dan dekade terakhir juga reaksi dari pihak pembaca. Ini semua dapat dihubungkan dengan perkembangan di luar bidang sastra, seperti ilmu sosial dan filsafat. Continue reading “Hantu”

Kebangsaan, Keberaksaraan, dan Kesusastraan

Tjahjono Widarmanto*
http://www.surabayapost.co.id

Sejarah mencatat bahwa setiap kebangkitan bangsa di manapun di muka bumi ini selalu berawal dari gerakan intelektualitas. Itu berarti kebangkitan suatu bangsa selalu bermula dari kebudayaan. Dan setiap kebangkitan intelektualitas selalu dimulai dari sebuah keterpesonaan kepada ?tanda?. Tanda baru inilah yang berwujud sebagai bahasa yang menjadi pemantik api bagi kegandrungan pada harapan masa depan. Continue reading “Kebangsaan, Keberaksaraan, dan Kesusastraan”

Sastra Perang Ternyata Sudah Ada Sejak Dulu

Susianna
suarakarya-online.com

Sastra yang bersandar pada tema perang menjadi bahasan utama sejak jaman dulu. Umpamanya cerita Mahabharata atau Ramayana dari India, Samkok dari China, serta karya Shakespeare hingga Albert Camus. Di Indonesia sejak Mpu Panuluh sampai Pramoedya Ananta Toer, yang menjadikan perang sebagai sumber utama inspirasi. Perang dan sastra agaknya telah menjadi semacam perkawinan abadi, yang antara lain melanggengkan jalan kebudayaan, melanggengkan kehidupan manusia. Continue reading “Sastra Perang Ternyata Sudah Ada Sejak Dulu”

Bahasa ยป