Sajak-Sajak Ulfatin Ch

http://www2.kompas.com/
Di Atas Danau

Mungkin masih ada mata air
di sini.
Dulu kami mudah menemukan bulan atau bayangan kami di atasnya
hingga danau kering dan melenyapkan bayangan kami.
Tangan kami patah
bibir kami pecah
hanya mimpi ingin berlayar.
Selain bayangan di antara pohon tak ada yang menghibur kami dan
rasa lelah mengenangkan masa lalu yang tinggal ceruk yang kosong

2000

Nyanyian Alamanda

Alamanda di taman menjuntai.
Kami menyaksikan dari jendela di balik korden terlepas.
Tak ada cahaya seperti kilat hujan saat itu.
Kami tak punya waktu bercanda semua berakhir dalam lelap,
dalam bising genderang jathilan yang menderu serta tarian alamanda
Taman dan alamanda
menyatu
bagai angin dan topan
dan hidup kami
seperti tak terpisahkan
dari sunyi

2000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *