Imam Muhtarom
balipost.co.id
Bagian 2-Habis
Tetapi anehnya, kami tidak melihat seorang pun di sela-sela rumah yang tidak berbeda dengan kardus-kardus kue itu. Menangis tersedu-sedukah anak-anaknya? Atau tubuh-tubuh bergelimpangan berlumuran tanah dan darahkah? Atau malah berlari-lari seraya tertawa-tawa karena mereka telah terbiasa dengan peristiwa itu sehingga mereka telah terlatih menghadapinya dan setiap letusan gunung itu berulang mereka menganggapnya latihan tubuh belaka? Continue reading “Gerbong Maut 2”
