Cerpen Koran Digugat?

I Nyoman Tingkat
http://www.balipost.co.id/

Keberhasilan Kompas mentradisikan pembukuan cerita pendek (cerpen) selama satu dekade sejak 1992 telah mempengaruhi sejumlah koran lain untuk berpartisipasi. Bali Post pada Agustus 2002 menerbitkan kumpulan cerpen “Obituari bagi yang tak Mati”, Republika pada Agustus 2002 menerbitkan “Pembisik”. Ketiga media ini mempunyai cara berbeda dalam membukukan cerpen. Continue reading “Cerpen Koran Digugat?”

Siapa Takut, Nirwan Dewanto?

Mengembangkan Sastra dengan Merebutnya dari Para Ahli Sastra
Richard Oh
www2.kompas.com

Ada beda yang sangat kentara antara penulis sastra dan ahli sastra. Seorang penulis sastra berusaha, dengan serampangan tanpa mengikuti suatu metode, memetik apa saja dari sumber sastra untuk tujuan seninya. Ia mengolahnya untuk mengisi kebutuhan seninya. Yang ia pelajari bukan sintaksis atau teori, tapi gerak “menuju pengungkapan baru, menghancurkan ekspektasi genre yang ada”. Continue reading “Siapa Takut, Nirwan Dewanto?”

“Tolong, Jangan Jadikan Aku Kering Meranggas!”

Tanggapan buat Saut Situmorang

Pandu Abdurahman Hamzah*
http://www2.kompas.com/

SEPERTINYA wajar-wajar saja apabila dalam mengemukakan suatu penilaian, orang cenderung bersikap adonis; narsis; gemar menabik dada sendiri, seraya membabi buta dalam mengungkapkan ketidakberesan-ketidakberesan di “pihak” lain. Kalau tidak manusiawi, mana mungkin peradaban kita menelorkan pepatah: semut di seberang laut tampak jelas, gajah di depan hidung tiada terlihat? Continue reading ““Tolong, Jangan Jadikan Aku Kering Meranggas!””

Bahasa ยป