Kukuh Yudha Karnanta
surabayapost.co.id
Sehabis sekolah, Mashuri muda mengayuh sepedanya menuju perpustakaan daerah di kota Lamongan. Jarak 15 km dari sekolahnya tak membuatnya merasa lelah. Ia harus mencari buku-buku yang harus dibacanya karena di sekolah dan pesantrennya tidak menyediakan buku yang diharapkan. Demi mendapatkan buku bacaan itu, Mashuri muda juga rela membolos mengaji di PP Salafiyah Wanar dan PP Ta’sisut Taqwa, Galang, Lamongan. Continue reading “Mashuri, Menulis untuk Mengisi Hidup”
