Banjir Awal Tahun

Deepe
http://oase.kompas.com/

Malam itu, malam tahun baru. Semua orang merayakannya dengan meriah. Jalanan, restoran, cafe, pub, dan berbagai tempat hiburan penuh sesak dengan orang-orang yang berpesta pora. Kembang api, petasan, semua dinyalakan untuk menyambut datangnya fajar baru. Continue reading “Banjir Awal Tahun”

Album Kenangan Perempuan

Faisal Syahreza
http://www.lampungpost.com/

Rambut bulan, malam itu indah tergerai, cahaya remang menyelinap masuk celah-celah rumah. Jalusi rumahmu tentunya juga tertembus. Atau bisa saja masuk ke jendelamu yang lupa kau tutup dengan gorden rapat-rapat. Aku memasuki rumahmu berbarengan dengan keremanganya, pula kesenyapan yang memahami perasaan perempuan. Aku sendiri tak tahu persis, malam itu aku merasakan hal yang sama denganmu. Continue reading “Album Kenangan Perempuan”

KUBURAN TIKUS

Agus Salim
http://www.surabayapost.co.id/

Firda terus saja menghitung-hitung biaya membetulkan rumah. Walau sebenarnya itu tidak bisa terwujud secapat mungkin. Gajiku, sebagai buruh kontrak, tidak pernah cukup untuk membiyai perbaikan rumah. Lima ratus ribu rupiah per bulan hanya cukup untuk urusan perut dan kebutuhan hidup yang lain : sabun mandi, sabun cuci, shampo, odol, sikat gigi, bayar listrik, dan untuk kebutuhan make up Firda. Meskipun Firda tahu itu, tapi tetap saja memaksakan diri, merengek-rengek agar rumah segera diperbaiki. Continue reading “KUBURAN TIKUS”

Karma

Inggit Putria Marga
http://www.lampungpost.com/

TERLAHIR sebagai perempuan dan melanjutkan hidup di dusun bernama Biru Berlian, tinggallah aku: Yue, di sebuah rumah dengan beberapa jenis makhluk. Ada yang sejenis denganku (jenis yang kau kenal sebagai manusia, yang kemudian kusebut sebagai keluarga). Jumlah manusia yang hidup satu rumah denganku sebanyak empat, para manusia itu memiliki panggilannya sendiri, yakni ibu, bapak, kakak, dan adik. Continue reading “Karma”

PERJALANAN PENUH MAKNA

Nadhi Kiara Zifen
http://media-sastra-nusantara.blogspot.com/

“Broak!!!”
Pintu kamar ditutup Nadin dengan sekeras-kerasnya. Entah mengapa Nadin juga heran perasaannya hari ini sangat acak kadut tak beraturan.

Pulang dari sekolah, Nadin langsung menelentangkan tubuhnya di atas ranjang yang biasa dibuatnya melepas lelah. Ini adalah hari ulang tahunnya. Tapi, kayaknya tak ada yang peduli dengan hari ulang tahun Nadin. Dunia remaja telah digenggamnya, umurnya telah menginjak 17 tahun, masa paling manis-manisnya dalam hitungan remaja. Continue reading “PERJALANAN PENUH MAKNA”

Bahasa ยป