http://www.surabayapost.co.id/
Burung Surga
telah kuwarisankan
sinar matahari pada matamu
agar gelap malam, tak
mampu mnggetarkanmu
dan engkau tak gigil
dalam kecemasan hari esok Continue reading “Puisi-Puisi Faisal Syahreza”
http://www.surabayapost.co.id/
Burung Surga
telah kuwarisankan
sinar matahari pada matamu
agar gelap malam, tak
mampu mnggetarkanmu
dan engkau tak gigil
dalam kecemasan hari esok Continue reading “Puisi-Puisi Faisal Syahreza”
surabayapost.co.id
TANGIS I
berpuluh tahun yang lalu
aku menangis
seperti meniup trompet
sebagai tanda
aku ada Continue reading “Puisi-Puisi Dheny Jatmiko”
surabayapost.co.id
Lukisan Pada Cangkir Kopi
kau tahu,
seakan-akan ada yang bercerita
tentang jejak yang tergores
pada jarak pandangmu:
kesunyian bagi bisu malam
sapuan titik embun
di setiap desah kelokan jalan Continue reading “Puisi-Puisi Bambang Kempling”
Andika Destika Khagen
http://www.lampungpost.com/
TELAH lama kutunggu Hasim di ruang tamu. Ia akan datang hari ini. Mungkin sebuah pertemuan yang tak terkendali. Aku menunggunya tak ramah, juga tak akan tersenyum. “Percayalah. Aku mesti tegas.” Pintu pagar sengaja tak dikunci dan dibiarkan terbuka lebar. Aku ingin ia melihatku gelisah sebelum duduk di sampingku. Atau ciut sebelum nalarnya jalan dan amarahnya meletup. Aku harus benar-benar siap. Continue reading “Batas”
Ratna Indraswari Ibrahim
http://www.jawapos.com/
Menelusuri jalan-jalan di Universitas Amsterdam, Nunung merasa sangat tidak nyaman (dia baru tiga bulan di sini untuk mengambil S2 atas biaya dari negeri ini).
Nunung sibuk menutupi rambutnya dengan penutup kepala jaketnya, agar bisa mengurangi hawa dingin. Tiba-tiba Bryan berkata, ”Rambut orang Asia itu bagus ya.”
Nunung menatap wajah Bryan. Negeri ini mungkin penuh basa-basi. Dia tak mau jauh berpikir. Melihat ke arah lain, beberapa mahasiswa berseliweran dengan tas ransel di pundak. Bryan mengulangi ucapannya, ”Rambut orang Asia memang bagus. Aku kepingin melukis rambutmu, Nyonya.” Continue reading “Kanal”