Puisi-Puisi Samsudin Adlawi

http://www.jawapos.com/
Teman Sejati

/1/
kambing mati
badan dikuliti

/2/
daging disate
tulang digule

/3/
kulit disamak
serasa rambak

/4/
kulit dibedug
muka digebuk

/5/
kulit di quran
dicium sekecupan

/6/
:
dipersila tuan
memilih kawan!

(01032009)
banyuwangi: sunrise of java

Ketika Merayakan Ulang Tahun
#Pesta Menuju Kematian#

ditingkahi rampak tampik tangan
gerombolan mulut menyerbu batang lilin
bara mati satu umur mati dekati mati

(14032009)
Banyuwangi: The sunrise of java

Hati Pelukis

segala rupa digambar
segala garis digores
segala warna ditumpah
:lukisan indah tergolek
di atas kanvas
tapi, ia belum puas
”Apa guna indah tak berasa?”
segala rupa digambar lagi
manusia, binatang, tumbuhan dimiks menjadi
manusia-binatang, manusia-tumbuhan
binatang-manusia, binatang tumbuhan
tumbuhan-manusia, tumbuhan-binatang
gunung, laut, awan disulap menjadi
gunung-laut, gunung-awan
laut-gunung, laut-awan
awan-gunung, awan-laut
gambar-gambar itu indah berlumur sejuta warna
tapi, tetap saja, lukisan itu tak berasa!
energi mulai kikis tapi ia terus melukis
lelah rebahkannya di hampar kanvas
gambar-gambar itu beringas seketika
merobek dada dan mencongkel hati
sang pelukis
”Ini baru indah!”
serunya saat tempelkan
bola mata pada lukisannya.

(11032009)
Banyuwangi: the sunrise of java

Sebelum Lalu Waktu
— Sembahyang

seperti penggembala
jika tiba waktunya
ia bimbing gembalanya
tuju satu arah
sebelum lalu waktu
ia pastikan tak ada
gembala salah arah
begitu pula aku
jika tiba waktunya
kupandu mata darah mata tulang mata daging mata kulit
mata telinga mata hidung mata rambut mata mata
mata jantung mata fikir mata qalbu mata kelamin
tuju satu arah
: Yang Esa
sebelum lalu waktu
kupastikan tak ada
yang salah arah
: Khusuk Masyuk

(12032009)
banyuwangi: the sunrise of java

Tapak

kupijak bumi dengan hati
kelak terpahat jejak abadi
di sini!

(08032009)
banyuwangi: the sunrise of java

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *