LEBIH BAIK MENULIS DARI PADA TIDAK

Hasan Aspahani
http://www.facebook.com/osanjaya?_fb_noscript=1

Jangan Ditanya Kenapa Aku Bertanya, I

KENAPA harus ada kalimat tanya dalam bahasa?

Betulkah ucapan pertama di dunia adalah pertanyaan?

Siapa yang pertama kali bertanya di dunia ini?

Apakah pertanyaan yang pertama kali diajukan?

Kepada siapakah pertanyaan pertama itu ditujukan?

Seberapa banyak pertanyaan di dunia ini yang
terjawab dan seberapa yang tak punya jawaban?

Apakah pertanyaan tak terjawab itu mati penasaran
atau tetap hidup menunggu datang jawaban?

Jangan Ditanya Kenapa Aku Bertanya, III

KENAPA cinta itu simbolnya hati merah muda? Kenapa
tidak lingkaran atau segienam, hitam atau putih saja?

Kenapa banyak sekali abjad di dunia ini? Kenapa Tuhan
tidak menetapkan satu abjad saja untuk semua manusia?

Apa jadinya kalau setiap hari orang boleh mengganti
namanya? Atau bolehkah memilih tidak bernama saja?

Kenapa kalau berpisah orang melambaikan tangan?
Tidak adakah isyarat perpisahan lain yang lebih baik?

Kenapa kalau kita menangis keluar air di mata kita?
Kenapa tak keluar cahaya saja? Cahaya mata namanya?

Jangan Ditanya Kenapa Aku Bertanya, VI

KENAPA ayam betina berkotek
setelah bertelur? Apakah itu
tanda dia gembira atau sedih?

Kokok ayam jantan di waktu subuh,
apakah matahari di sana menyimaknya?

Kalau matahari bicara, apa yang
akan dikatakannya pada ayam yang
berkokok itu?

Kenapa ayam jantan tidak berkokok
juga di tengah hari? Atau petang?

Apakah ayam betina marah karena
terganggu dengan kokok ayam jantan?

Apakah ayam jantan punya kokok yang
khusus di hari-hari yang istimewa?

Apakah ayam jantan berkokok juga
pada hari dia akan disembelih atau
mati terlindas roda kendaraan?

Apakah anak ayam yang masih belum
menetas di dalam telur mendengar
juga suara kokok ayam jantan?

Jangan Ditanya Kenapa Aku Bertanya, VIII

KENAPA tak ada satu hari saja, semua
peristiwa terjadi sama, sehingga
suratkabar pun terbit dengan isi
yang persis serupa?

Kenapa di zaman nabi-nabi diutus
belum ada suratkabar yang memberitakan
setiap langkah kenabian mereka?

Jika saat kitab-kitab diwahyukan ada
suratkabar apakah setiap ayat yang
turun akan jadi berita utama?

Seandainya para nabi itu adalah pemilik
dan pemimpin redaksi surat kabar,
apa nama suratkabar mereka?

Seandainya nabi-nabi itu berdakwah lewat
suratkabar, apakah suratkabar itu lebih
banyak diedarkan eceran atau langganan?

Apakah di suratkabar para nabi itu juga
ada rubrik tanya jawab surat pembaca?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *