http://jurnalnasional.com/
Setelah Menonton Pichet dan Jerome
kita saling berhadapan
saling mengirimkan sinyal
rasa ingin tahu. tanda tanya
dan lipatan-lipatan yang sesekali
minta diluruskan Continue reading “Puisi-Puisi Inez Dikara”
http://jurnalnasional.com/
Setelah Menonton Pichet dan Jerome
kita saling berhadapan
saling mengirimkan sinyal
rasa ingin tahu. tanda tanya
dan lipatan-lipatan yang sesekali
minta diluruskan Continue reading “Puisi-Puisi Inez Dikara”
http://jurnalnasional.com/
melodi perjalanan
: untuk oppung?Mahennaria Sihite
ini
hari
langit
kian tua
setua
usia?lekat dalam jiwa
walau
tak lagi memetik melodi Continue reading “Puisi-Puisi Frans Ekodhanto”
Maman S. Mahayana *
Media Indonesia, 22 Okt 1995
DIKTATOR. Ini sebuah kata yang menakutkan. Maknanya pun bermacam- macam, bergantung konteks, situasi dan mayarakat pemakai. Secara etimologis, kata ini berasal dari bahasa Latin, dictatore, dictator (oris), dictare, dictatura (ae). Maknanya perintah, komandan, pemimpin.
Dalam kamus Latin-Indonesia (Ver Hoeven dan Marcus Carvallo, 1969), ada lima makna menyertai kata diktator, yaitu orang yang mengimlakan, yang berperintah, panglima tertinggi, diktator, panitera, pengarang, penggubah. Continue reading “TENTANG KATA : DIKTATOR”
Nurel Javissyarqi
Jika membaca sejarah panjang penjajahan, tentu tidak bermalas-malasan terlelap di ketiak kecengengan, sebab setiap tarikan nafas atas jerih payah tetesan keringat, kucuran darah para pejuang. Sejuknya hawa kemerdekaan berasal pengabnya jeruji penjara atas anak-anak bangsa terbaik nan terhormat. Continue reading “PENGANGGURAN DAN PEPERANGAN”
http://jurnalnasional.com/
Di Akhir Musim Hujan
Akan kutanam benih padi di dadamu
Sebelum kemarau memberangus keriangan
Menghapus hijau tanah, membakar ilalang
Karena dirimu seorang gadis yang dilahirkan hujan Continue reading “Puisi-Puisi Abdurrahman Mohamad”