Aku Ingin Menerkam Tetanggaku!

Dorothea Rosa Herliany
suaramerdeka.com

INI bukanlah sesuatu yang disesali. Tiba-tiba saja ia merasa seperti ada macan dari dalam tubuhnya. Perutnya minta daging, mulutnya haus darah, dadanya gemuruh, berdentam, bergendam, ingin menyergap, ingin mencerkam, mendera, mencabik, mencakar…Itulah perasaannya setiap kali bertemu lelaki yang menempati beberapa langkah di seberang tempat tinggalnya. Saat ini ia tinggal di sebuah studio yang sekaligus dijadikannya rumahnya -sebuah tempat yang boleh ditinggali untuk waktu selama beberapa bulan. Perasaan itu datang tiba-tiba saja. Rasanya ingin melakukan sesuatu kepada laki-laki itu. Continue reading “Aku Ingin Menerkam Tetanggaku!”

Kunamai Kau Kenangan

Susy Ayu
http://oase.kompas.com/

Aku melihatmu di tengah kerumunan, dengan pucat yang memasi di seluruh mu. Tanah pijakanku serasa bergetar disaat kaki mungil bersepatu kets mu menjejak dari atas kereta malam terakhir. Udara malam kini menamparku berkali-kali dari keterpesonaan.
” Menepilah?!”
Sebelah tanganmu menutup wajah, ketika darah terpercik dari kerumunan. Sebelah lagi kau biarkan kuraih untuk menepi. Continue reading “Kunamai Kau Kenangan”

Jin Peliharaan Abi Lahab

Dyah Merta
http://suaramerdeka.com/

KAMPUNG Abi Lahab adalah kampung paling sunyi di wilayah ini, bahkan jika air mata jatuh pun bisa didengar oleh orang sekampung. Penduduknya tenang dan bernapas dalam irama yang hampir senada. Begitu damai. Tak ada petaka selama bertahun-tahun. Penuh senyum dan keriangan. Namun tiba-tiba saja, pagi ini, kampung Abi Lahab dikejutkan oleh sebuah ledakan yang terdengar seperti tabung gas meledak. Tabung gas yang meledak, begitulah awalnya orang-orang menduga. Dugaan yang cepat sekali membesar dari satu tabung menjadi lima tabung gas dan kasak-kusuk yang selama bertahun-tahun lenyap tiba-tiba juga muncul seperti hujan meteor. Continue reading “Jin Peliharaan Abi Lahab”

Ikhtiar “Mengekalkan” Rendra

Judul: Rendra Berpulang (1935-2009)
Editor: Edi Haryono
Penerbit: Burung Merak Press
Cetakan: Pertama, 2009
Tebal: xiv+381 halaman
Peresensi: Bandung Mawardi
http://suaramerdeka.com/

RENDRA masih menebar sihir atas nama nostalgia dan pewarisan sekian pemikiran kebudayaan. Puisi-puisi Rendra masih jadi medium intim untuk mengenangkan dan mungkin mengekalkan kerja keras penyair dalam membaca dan menulis dunia dengan kata dan makna. Continue reading “Ikhtiar “Mengekalkan” Rendra”

Fiksi Perempuan Dunia Maya

Judul: Suicide
Penulis: Latree Manohara
Editor: Dwi Cipta
Penerbit: Gigih Pustaka Mandiri
Cetakan: Pertama, Agustus 2009
Tebal: 112 halaman
Peresensi: Agunghima
http://suaramerdeka.com/

DUNIA realita mungkin memang sudah terlampau sesak dan padat. Ada begitu banyak hal yang membuat manusia selalu ingin mencari jalan keluar dari rutinitas yang menderanya. Continue reading “Fiksi Perempuan Dunia Maya”

Bahasa ยป