Sajak-Sajak Wahyu Heriyadi
Posted by PuJa on January 26, 2010http://www.pikiran-rakyat.com/ Kostum Superhero Kostum superhero itu ayah ibu sedang mencucinya Ditemani kostum superhero ia menghitung dari satu sampai seratus
http://www.pikiran-rakyat.com/ Kostum Superhero Kostum superhero itu ayah ibu sedang mencucinya Ditemani kostum superhero ia menghitung dari satu sampai seratus
http://www.pikiran-rakyat.com/ Kota Tua dan Ritus Dupa 1 Udara terapung di atas pohonan tanggung rindang kamboja seperti tugu-tugu merah yang diam dari gugus galaksi, bulan gerhana terang diserap remang ada deru ombak menyusun lirik lagu: lekuk terumbu, tarian nyiur, tambak udang tercatat dalam riuhnya pesisir.
http://www.pikiran-rakyat.com/ Sepatutnya Ini Perkabungan 1 di padang, antara batu-batu banyak ia selipkan sedahan kopi yang semalam baru ia patah dari ladangnya maka bersabarlah sebelum tumbuh, dagang bakal dihanyutkan melewati pantai yang tak lagi mengekalkan kebersuaan badan-badan dermaga kian tipis. digerus tajam garam
http://www.pikiran-rakyat.com/ Lukisan Huruf A Takkan kautemukan Marx, Rumi, dan Kabayan di sini Dengan wajah yang gatal selain lukisan Dede Jerami telah menyembunyikan mereka dalam sebuah peti Lewat kabel-kabel listrik menari-nari dan memaki Aku makan pisang goreng; seekor semut menuangkan laut di cangkir kopiku Kau menjelma unta. Doumo arigatou Kita baca saja kolom-kolom berita menghantarkan kabar [...]
http://www.pikiran-rakyat.com/ Kalakay Kuring kalakay Pulas asak tambaga. Layung nu agung Nitipkeun kekecapan sapanjang urat Kuring kalakay Muntang kana pituduh angin Tepung ogé jeung taneuh kadeudeuh
http://www.pikiran-rakyat.com/ Omong Kosong jari-jarimu memecah batu menjadi cerita yang diulang di sebuah sekolah taman kanak-kanak dan sekitar pukul delapan pagi seorang ibu guru yang cantik membuat nyanyian dengan nada dasar B minor sedikit dipaksakan
http://www.pikiran-rakyat.com/ Lelaki Berambut Kusut – daeng liwang aku menemuimu lagi di sini di antara lipatanlipatan hari dan kalender yang tanggal kita pernah saling tahu rasanya sulit;
http://www.pikiran-rakyat.com/ Tentang Inlander :Juftazani juf, inlander itu masih bermimpi bahwa esok pagi selepas kematian matahari akan tiba rombongan ababil mengepung lumbung-lumbung keputusasaan melempar batu-batu api kecemasan dan jiwa-jiwa terbakar habis sudah roh yang berjalan kelam
Nurel Javissyarqi http://pustakapujangga.com/?p=328 Puisi bertitel Kepada Tanah Jawa, bukti Rabindranath Tagore (7 Mei 1861 – 7 Agus 1941) pada tahun 1927, di usianya ke 66, selepas jauh mendapatkan Nobel Sastra 1913, dirinya berada di bencah tanah Jawa. Halaman 357, tepatnya sub judul, Hubungan Kita dengan Rabindranath Tagore. Ki Hadjar Dewantara dalam bukunya, bagian II A: [...]