Paman Darajat

Adek Alwi
http://www.suarakarya-online.com/

Paman Darajat, adik bungsu ibu, suka melihat peta Indonesia. Kalau ia mudik usai Lebaran dan bermalam di rumah kami dengan istrinya, pasti dia buka-buka atlas yang ada di meja belajarku. Jika tak ia jumpai, akan dia tanya, “Eh, mana petamu?” Aku pun buru-buru mencari atlas di sela buku lalu kuserahkan padanya. Setelah dua-dua kali begitu, aku dapat ide. Selain yang ada di meja, aku bingkai peta Indonesia dan kugantung di dinding. Nah, saat paman datang lagi peta-peta itu dipandangnya lama-lama sambil tersenyum dan manggut-manggut bak guru ilmu bumiku di sekolah dasar. Padahal, jangankan guru, SD pun tak tamat pamanku itu. Continue reading “Paman Darajat”

Santa Teresa (1515-1582)

Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=323

Santa Teresa (1515 – 1582), penyair wanita Spanyol yang cenderung mistik (seorang rahib biara Karmelit) keturunan bangsawan, namun penuh perhatian terhadap kesengsaraan masyarakatnya. Diumumkan sebagai seorang keramat tahun 1622 oleh Paus Urbanus VII. Bauhpenanya bersifat langsung keluar dari dasar kalbu, bahasa dipergunakannya pergaulan penduduk Kastilia Lama. Continue reading “Santa Teresa (1515-1582)”

KRL (Kereta Rel Listrik atawa Komunitas Rakyat Lemah)

Gita Nuari
http://www.suarakarya-online.com/

Pukul 04.45 pagi, aku sudah di stasiun Citayam. Penumpang kereta KRL sudah berjubel di peron stasiun. Anak sekolah, guru, pedagang, sopir, pegawai, karyawan sampai copet pun sudah berada di dalam stasiun. Yang beli karcis, yang pakai abonemen, yang tidak beli karcis sama saja jadi penumpang kereta di stasiun Citayam, sebelah selatan Depok pagi itu. Continue reading “KRL (Kereta Rel Listrik atawa Komunitas Rakyat Lemah)”

Fenomena

Maghfur Saan
http://www.suarakarya-online.com/

Sungguh fantastis! Tiba-tiba pemahat yang biasa menjajakan hasil pahatannya ke segenap lorong dan jalan itu mendadak terkenal.

Hasil pahatannya diburu orang. Tiap hari ratusan bahkan ribuan orang datang ke rumahnya ingin mendapatkan hasil pahatannya itu. Tentu saja ia tak pernah lagi menjajakan ke mana-mana.
Anehnya berapapun banyak pesanannya selalu disanggupi. Semua pembeli juga merasa senang. Continue reading “Fenomena”

J u l e h a

Weni Suryandari
http://www.suarakarya-online.com/

Sudah sepekan ini Julaeha – gadis dusun yang diangkat anak oleh mak Rosyidah – mendekam di balik jeruji besi. Tak tergambar kelelahan atau mimik sedih karena mendekam di sel kaku itu. Wajahnya bahkan terlihat dingin jika ada tamu, kerabat atau famili yang mengunjunginya. Ia tahu kesalahannya apa, dan sudah tahu resikonya. Tapi ia puas. Continue reading “J u l e h a”

Bahasa ยป