Hazwan Iskandar Jaya
suarakarya-online.com
Masih patutkah membenturkan dua arus kutub sastra sastra tradisi (lisan/ lokal) dengan sastra modern KRG kontemporer KRG, ketika ruang kreatif makin terbuka? Mengapa pula sastra tradisi (lisan/lokal) makin tak bergeming dari keterpakuannya (baca: stagnan), ketika sastra modern yang melaju kencang? Continue reading “Sastra Tradisi Sekadar Tempelan Sastra Modern?”
