Posted by PuJa on February 28, 2010
J. Sumardianta* http://www.jawapos.co.id/ ”Bila engkau tidak bisa jadi pohon cemara di bukit, jadilah belukar yang indah di parit. Bila tidak bisa jadi belukar indah di parit, jadilah rumput yang membuat jalan-jalan semarak. Bukan kemasyhuran yang menentukan seseorang jadi pemenang, melainkan kewajaran.” Aforisme Douglash Malloch itu sengaja dipilih untuk mengapresiasi masa lalu Barack Obama. Obama, cemara [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Imam Muhtarom* http://www.jawapos.co.id/ Ruang dalam kota adalah sebuah panggung bagi para penghuni kota. Panggung itu, antara lain, berupa mal, jalan, tempat hunian, kantor, alat transportasi, terminal, toilet di gedung DPR, dan sebagainya. Dalam panggung, para penghuni kota tak ubahnya para aktor yang tengah memainkan peran masing-masing. Peran yang dibawakan oleh para aktor itu tidak saja [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Nurel Javissyarqi http://pustakapujangga.com/?p=431 Dante Gabriel Rossetti (12 Mei 1828 – 9 April 1882. Dalam buku M. Taslim Ali, tercantum 1830 – 1894). Meski tidak setenar penyair Dante Alighieri (1265 – 1321), namun kisah hidupnya patut disuguhkan kini. Adalah anak Gabriel Rossetti, seorang patriot Itali yang menyingkir ke Inggris pada tahun 1824. Berpendidikan King’s College, pemimpin [...]
Filed under: Cangel
Posted by PuJa on
http://www.jawapos.co.id/ Sepotong Lagu Kecil Ini kali lelaki itu mengajakmu pergi Keliling kota paling plaza ini Jalan raya penuh lampu merkuri Dan taman taman kota Alun alun kota Lelaki itu mencintaimu Seperti aku Aku tidak marah
Filed under: Puisi
Posted by PuJa on
http://www.jurnalnasional.com/ Keluarga Bahagia Ketika Hujan di Hari Minggu Hujan di pagi hari menyebalkan. Aku menarik selimut sampai dagu. Tanganku kelu di bawah bantal. Istri dan anak-anak sudah mandi. Ke Mal, teriak mereka. Jendela tidak bohong. Kaca penuh embun. Selebihnya kabut. Aku menarik selimut sampai kepala. Tanganku berputar ke arah guling. Istri dan anak-anak sudah mandi. [...]
Filed under: Puisi
Posted by PuJa on
Silvia Galikano http://www.jurnalnasional.com/ Pedagang gulali itu tersipu malu ketika aku tanya berapa umurnya. “Enam belas tahun”, jawabnya sambil menyapu peluhnya yang mengalir di kedua pelipisnya. Aku terkejut. Enam belas tahun? Otak matematika ku langsung mengalkulasi. 1993! Dengan segera ia menjawabnya, “Iya”. Tangan-tangan rampingnya yang hitam cekatan melumuri pinggan panas berdiameter tujuh sentimeter itu dengan gula.
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on
Musdalifah Fachri http://www.jurnalnasional.com/ DI tengah serbuan komik asing Azisa Noor (23) membawa ide segar, unik, namun sarat dengan nuansa lokal. Alur cerita diuraikan lewat karakter tokoh, tempat, bangunan, budaya serta kehidupan sosial ciri khas kota kelahirannya, Bandung. Alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Arsitektur ini menilai, pengaruh komik Jepang (Manga) tidak boleh merongrong seluruh isi [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Sjifa Amori http://www.jurnalnasional.com/ Semua orang adalah seniman. Semangat ini digaungkan sejak awal memasuki lingkup wilayah gedung Galeri Nasional Indonesia yang menjadi tempat dihelatnya Pameran Jakarta Art Movement bertajuk The Second God yang berlangsung mulai Minggu (21/2) hingga 28 Februari. Dibuka dengan iringan musik elektronik, tampaklah sebentuk formasi tarian yang dilengkapi sorotan lampu warna warni.
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Sunaryono Basuki Ks* http://www.jawapos.co.id/ Om Sang Hyang Pramasti Adi Guru. Byoh Angadeg ring luhur tan kening lupute Gusti Madi Agung menuntun lelaki botak berambut penuh uban yang berjalan tertatih-tatih itu setelah dia turun dari motornya. Lelaki itu dituntunnya masuk ke rumah berdekorasi China dengan warna merah yang dominan. Seorang gadis cilik, mungkin berusia lima tahun, [...]
Filed under: Cerpen