Bertemu Penyair Mardiluhung

Budhi Setyawan
http://budhisetyawan.wordpress.com/

Dalam kegiatan dinas tugas kantor ke Surabaya awal Juli 2009, dengan semangat sekali saya berkeinginan untuk bertemu dengan penyair asal Gresik, Mardiluhung. Ini sekaligus untuk membayar dendam janji untuk bertemu dengannya, ketika bulan Mei 2009 saya ke Surabaya dan tak sempat ke Gresik (waktu itu sampai lumayan malam, saya bertemu dengan penyair Mashuri dan teman-temannya di Teater Gapus di dekat gerbang Universitas Airlangga. Juga bertemu dengan Gita Pratama dan temannya). Setelah kegiatan tugas kantor selesai, maka saya pada tanggal 3 Juli, selepas Jumatan dan makan siang, saya melaju menuju Gresik di antar oleh teman. Saya yang dulu sempat sekali ke Gresik, namun merasa seperti mengunjungi daerah baru. Continue reading “Bertemu Penyair Mardiluhung”

Sajak-Sajak Saut Situmorang *

demikianlah

demi arak api di harmonika harry roesli

demi pinggul pinggul kecil bulat para dewi kayangan yang menari di pelangi pelangi alangkah indahmu merah kuning hijau di langit yang biru lebam dihajar popor m-16 anjing anjing kapitalis pascakolonial

demi tetes keringat tukang becak di sebelahmu di jalan polusi menunggu lampu merah kuning hijau

demi birahi istrimu pada tampax bau di akhir meditasimu Continue reading “Sajak-Sajak Saut Situmorang *”

MENYUSURI SERAT KALA TIDA MELALUI PUISI ATHAN

Nurel Javissyarqi

Dapat dikatakan hampir seluruh diriku, memulai mengeluarkan tulisan dari tubuh dengan sugesti. Di sinilah sebuah cara memunculkan nilai puitik yang bergelayutan dengan ringan. Kala melangkahkan segala kenangan, ingatan pun gejolak jiwa terus menggemuruh berharap dihaturkan melalui kalimah-kalimah. Pada lain tempat aku pernah mengatakan, sugesti suci ialah cinta.

Seolah kata-kataku, anak yang kulayarkan ingin selalu dimanja, apalagi saat perbaikan atau revisi. Berbondong dengan wajah riang memohon dimandikan dengan air kembang pengertian dalam bau-bauan harum wewarna di ruangan. Continue reading “MENYUSURI SERAT KALA TIDA MELALUI PUISI ATHAN”

SEKAR AGUNG DI SANGGA LANGIT…

Membaca, Memahami dan Memaknai…

IBM. Dharma Palguna
balipost.com

SAYA membulak-balik halaman demi halaman sebuah buku tua, berjudul: Taman Sari: Papoepoelan Gending Bali. Di bawah judul itu ada keterangan berbunyi: ”Kapoepoelan Antoek I Wajan Djirne miwah I Wajan Roema.”

Dari segi isi, buku ini luar biasa. Memuat berbagai lagu-lagu Bali jaman dahulu yang tidak banyak lagi diketahui oleh masyarakat umum. Seluruh syair lagu ditulis dalam aksara Latin, dilengkapi dengan nang-ning-nung-neng-nong dalam aksara Bali. Tapi keadaan fisik buku itu sangat memperihatinkan. Lusuh. Semua halaman terlepas. Warna kertasnya sudah menyerupai warna tanah. Continue reading “SEKAR AGUNG DI SANGGA LANGIT…”

Perjalanan ke Jantung Jawa

Judul: Di Jawa, Petualangan Seorang Antropolog
Judul Asli: Doing Java An Anthropological Detective Story
Penulis: Niels Mulder
Penerjemah: Sofia Mansoor
Penerbit: Kanisius, Yogyakarta
Cetakan: Pertama, 2007
Peresensi: Aris Darmawan
http://suaramerdeka.com/

PERJALANAN itu telah dimulai sejak Januari 1969. Niels Mulder, padri Katolik berkewarganegaraan Belanda ini membulatkan tekad pergi ke Indonesia, tepatnya ke Yogyakarta. Continue reading “Perjalanan ke Jantung Jawa”

Bahasa ยป