Puisi-Puisi W. Haryanto

http://www.jawapos.com/
MALAM BULAN JULI

Embun terputus ke pinggir gapura: kupu-kupu berbagi
peran dengan bayangan, masjid yang terkurung penat
dengan tanda koma. Ketika malam habis, rambutnya
merentang memungut bulan yatim piatu,
lama ia menghibur diri dan lekat dengan perpindahan,
ia seperti kekasih yang iseng dengan bunga kertas, Continue reading “Puisi-Puisi W. Haryanto”

Membangunkan Indonesia yang Terlelap

Judul Buku: Indonesia… BANGKIT!!!
Penulis: Tung Desem Waringin, Dkk.
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: cetakan I, 2009
Tebal: viii + 235
Peresensi: Naqib Najah*
http://www.harianbatampos.com/

Bila mereka yang bergelut di dunia politik sibuk mengurus persiapan Pemilu Presiden Juli mendatang, maka tak ada salahnya jika para ahli psikologi berkumpul meramu motivasi bagi negara yang tak kunjung lepas dari dilema ini. Continue reading “Membangunkan Indonesia yang Terlelap”

R Y A N

Soeprijadi Tomodihardjo*
http://www.jawapos.com/

SAYA tak ingat lagi kalimat dia selengkapnya, namun ketika Ambar menelepon, saya tahu pasti, pengakuan itu bukan orang lain yang mengucapkannya, melainkan si anak muda: ”They are my parents.” Sejak itu tiada lagi sesuatu yang perlu saya ragukan.
***

Barangkali sudah lama anak muda itu berada di tepi jalan sana, tetapi saya baru tahu ketika berdiri di balik gorden jendela ruang depan. Di bawah cahaya remang kekuningan lampu jalanan, ia coba membaca tulisan yang agaknya tidak jelas pada selembar kertas, lalu diselipkan dalam saku di balik dada jaketnya. Continue reading “R Y A N”

Kerancuan Pemikiran Cak Nur

Muhammadun AS
http://m.suaramerdeka.com/

?ISLAM sebenarnya dimulai dengan proses sekularisasi dan ajaran tauhid merupakan pangkal tolak sekularisasi? (Cak Nur).

Teks itulah yang menjadi substansi pemikiran Nurcholis Madjid (Cak Nur) dalam gagasan sekularisasi. Berpangkal dari statement tersebut Cak Nur melahirkan gagasan rasionalisasi dan desakralisasi. Cak Nur merumuskan ide tersebut berdasarkan cara pandang terhadap fenomena peralihan animis ke kepercayaan tauhid (masuk Islam). Cak Nur lantas menjustifikasi idenya itu dengan sekuralisasi yang diperintahkan. Sekularisasi ini, bagi Cak Nur, bukanlah sekularisasi sebagai penerapan sekularisme seperti yang terjadi di Barat yang, bagi Cak Nur, dilarang. Continue reading “Kerancuan Pemikiran Cak Nur”

Bahasa ยป