Sajak-Sajak Arya Winanda

http://www.lampungpost.com/
Tepi Kapal

pesing karat, buih berpusing di muka ombak yang asin. tak perlu telapak
dan jari tangan yang melambai seperti fiksi tahun delapan puluhan. tak ada lagi mabuk, sebab kini orang kebal dan ada pil anti mabuk, maka tak penting rasa malu dan kantung tempat membuang mual. kapal (nyatanya) hanyalah kapal, jembatan bergerak agar orang Continue reading “Sajak-Sajak Arya Winanda”

Sajak-Sajak Suwanda

http://www.lampungpost.com/
Wanita di Bawah Jendela Tua

Mata itu menatap angin yang semilir
Ya, mata wanita itu seakan tak mau berpaling dari angin
Yang ia harap membawa pesan untuknya.
Ia kerap menanti pesan itu di bawah jendela tua.
Yang rapuh dimakan jam,
Juga seperti diri-nya.
Yang juga rapuh dimakan zaman. Continue reading “Sajak-Sajak Suwanda”

Bahasa ยป