Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/
Tanggal 10 November, 33 tahun lalu, di sebuah tempat seluas kurang lebih 8 hektare, dulu masih bernama Jalan Raden Saleh dan kemudian dijadikan kebun Binatang Cikini (sebelum pindah ke Ragunan) akhirnya menjadi sejarah sebuah gedung pusat kesenian. Inilah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Pasalnya, tempat nongkrongnya seniman di Pasar Senen atau Balai Budaya tak bisa dipakai lagi, karena perpecahan ideologi politik. Sejak itu, seniman pun kehilangan tempat ?pertemuan?. Continue reading “Berdirinya TIM, Keinginan Bang Ali Mewadahi Kreativitas Seniman”
