Berdirinya TIM, Keinginan Bang Ali Mewadahi Kreativitas Seniman

Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/

Tanggal 10 November, 33 tahun lalu, di sebuah tempat seluas kurang lebih 8 hektare, dulu masih bernama Jalan Raden Saleh dan kemudian dijadikan kebun Binatang Cikini (sebelum pindah ke Ragunan) akhirnya menjadi sejarah sebuah gedung pusat kesenian. Inilah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Pasalnya, tempat nongkrongnya seniman di Pasar Senen atau Balai Budaya tak bisa dipakai lagi, karena perpecahan ideologi politik. Sejak itu, seniman pun kehilangan tempat ?pertemuan?. Continue reading “Berdirinya TIM, Keinginan Bang Ali Mewadahi Kreativitas Seniman”

Ayu Utami: Madonna dalam Sastra Indonesia

Seno Joko Suyono
majalah.tempointeraktif.com

AYU Utami melesat membelah langit sastra Indonesia bak sebuah meteor. Ketika novel Saman diumumkan sebagai pemenang roman sastra Dewan Kesenian Jakarta, hidup Ayu dilanda gunjingan yang mempertanyakan benarkah novel ini lahir dari tangannya. Namun, novel keduanya, Larung, tampaknya mengakhiri gunjingan itu sekaligus “mengukuhkan otoritas kepengarangan Ayu,” demikitan tulis kritikus sastra Melani Budianta. Continue reading “Ayu Utami: Madonna dalam Sastra Indonesia”

Studi (Negara) Postkolonial

RISET PENERBITAN BUKU Akan diterbitkan oleh: KalamNusantara@2010
Adi Prasetyo
http://politik.kompasiana.com/

Prolog

Kemerdekaan menggerakan kita dengan janji yang kurang jelas. Negara (Indonesia) membimbing kita pada ujung yang kabur. Tetapi, kemerdekaan dan negara Indonesia telah menjadi candu. Sebuah candu yang menghasilkan revolusi. Padahal, revolusi tak pernah sama dengan dongeng yang sempurna, demikian tulis Goenawan Mohamad [2008]. Continue reading “Studi (Negara) Postkolonial”

Konflik Etnis atau Konflik Politik?

Ignas Kleden *
majalah.tempointeraktif.com

SEBAGAI konsep ilmu sosial, etnisitas baru berusia 30 tahun, setelah Fredrik Barth menerbitkan bukunya, Ethnic Groups and Boundaries, 1969. Kata ethnic dalam bahasa Inggris diturunkan dari kata Yunani, ethnos, yang dalam masa Yunani Antik digunakan untuk menunjuk kelompok-kelompok bukan-Yunani, yang dianggap berada di pinggiran, asing, dan sedikit barbar. Continue reading “Konflik Etnis atau Konflik Politik?”

Dua Lelaki Tua

I Wayan Suardika
http://www.balipost.co.id/

Pagi ialah kenyataan yang selalu berulang; matahari pagi dengan cahaya yang menyehatkan, atau kalau tidak ia mungkin murung dengan rinai gerimis yang memberi rasa gigil atau kuyup. Selalu begitu, sebagaimana juga dua lelaki tua itu begitu setia mengikuti irama siklus pagi. Mereka selalu hadir berdua ketika pagi tiba, menyusur trotoar kota Jalan Veteran menuju Taman Puputan. Continue reading “Dua Lelaki Tua”

Bahasa ยป