Puasa dan Kearifan Perempuan

Abidah El Khalieqy *
http://m.kompas.com/

Puasa Ramadhan merupakan kewajiban?ibadah mahdloh?bagi orang-orang beriman, khususnya kaum Muslim. Akan tetapi, esensi ibadah puasa bukan hanya sekadar ritus penahanan diri dari nafsu makan, minum, seks, dan sebagainya. Namun, dalam puasa juga termaktub ibadah-ibadah lain yang bersifat kultural, ghoiru mahdloh, yang dianjurkan syariat Islam untuk meraih kemuliaan dan kesempurnaan kemanusiaan kita. Continue reading “Puasa dan Kearifan Perempuan”

Melodrama Berkalung Gender

Beni Setia *
suarakarya-online.com

SAAT novel Abidah el-Khalieqy [AeK], Perempuan Berkalung Surban [PBS], difilmkan dan siap direlease di bioskop-bioskop Indonesia baru-baru ini, saya merasa tertantang untuk menyaksikan sejauh mana ide resolusi jenderiah AeK itu bisa tergali. Kenapa? Karena, pada dasarnya, novel PBS ini bertumpu di cerita melodrama wanita pesantren salafiah kecil di pedesaan Sundoro [baca: tak lebih dari 100 km dari Yogyakarta, PBS hlm 39], yang dikungkung ajaran fiqih yang bersumber penafsiran Hadis dan Qur’an yang teramat bersipat patriarki, dan kemudian tercerahkan karena berkemauan mengubah persepsi fiqihiah itu – dengan bantuan seorang ustad modern berpendidikan Gontor, al-Azhar Kairo dan universitas sekuler Berlin. Continue reading “Melodrama Berkalung Gender”

Generasi Terbaru Novelis Kita: Antara Marrakesh, Moskow, dan Spinoza

Seno Joko Suyono, Heru Nugroho, Imron Rosyid, Bobby Gunawan
majalah.tempointeraktif.com

Perkenalkan Galih….
Ia dosen di Universitas Gadjah Mada. Dahulu tahun 1990-an tinggal di Moskow. Pernah memiliki pacar asli Rusia bernama Krasnaya. Krasnaya bekerja di Kalinin Bookstore di wilayah Kalinin Prospek. Berdua mereka dari Moskow sering ke St. Petersburg menjenguk nenek Krasnaya. Tapi, di era akhir pemerintahan Gorbachev, terjadilah tragedi itu. Suatu hari di depan pintu panti jompo sang nenek, tergeletak dua bungkusan mayat: mayat Krasnaya dan ayahnya-mereka dibunuh…. Continue reading “Generasi Terbaru Novelis Kita: Antara Marrakesh, Moskow, dan Spinoza”

Bahasa ยป