I Nyoman Suaka
http://www.balipost.co.id/
NAFAS otonomi daerah yang kini digulirkan dalam birokrasi pemerintahan, sebenarnya sudah sejak lama dikenal dalam analisis karya sastra. Gerakan otonomi karya sastra dalam analisis puisi, cerita pendek (cerpen) dan novel meniru semangat pendekatan struktural yang dicetuskan dalam teori-teori sastra di negara Barat. Pendekatan struktural di negara maju tersebut, khususnya di Amerika, mementingkan analisis karya sastra dari segi bentuk (struktur). Penganut aliran ini menilai karya sastra sebagai suatu benda yang mandiri dan bersifat otonom, bebas dari ikatan sejarah kemasyarakatan. Continue reading “Gerakan Otonomi Analisis Sastra”
