Geladak Sastra, Saat Menapaki Sebuah Rezim

Sabrank Suparno

Masih lekat dalam ingatan kita tantang partai Golkar, partai yang awalnya hanya digerakkan beberapa gelintir orang saja dan dalam waktu seumur jagung telah mampu menjadi kekuatan yang menyeluruh sebagai suatu ‘gerakan’ dari semua lapisan masyarakat. Dan kekuatan itu telah nyata ditunjukkan dengan adanya indikator tampuk kekuasaan yang mewarnai corak hegemoni wacana sosial di zamannya. Dan bahkan tidak tanggung-tanggung, kekuatan itu mampu mendekami tiga perempat setengah abad sejak kemerdekaan Republik Indonesia sebagai suatu Negara. Meskipun pada ahirnya juga hancur di-revolt berdasarkan kebutuhan waktu. Continue reading “Geladak Sastra, Saat Menapaki Sebuah Rezim”

Siapa Peduli Panji?

Ingki Rinaldi
kompasiana.com

Penari asal Jepang bernama Jasmin itu sudah bergairah sejak pagi-pagi sekali. Sebelum pukul sembilan Jasmin telah berada di depan kolam ikan yang jadi bagian Candi Jolotundo Udayana, di Trawas, Mojokerto.

Sambil berjinjit ke bagian kolam pemandian yang dikucuri aliran mata air jernih di bagian atas candi, Jasmin berbisik. Continue reading “Siapa Peduli Panji?”

Bahasa Jawa butuh spirit baru

Media Berbahasa Daerah Menghadapi Era Global
Fatkhul Aziz
http://www.dutamasyarakat.com/

Perkembangan globalisasi membuat khasanah lokal terdesak. Dunia yang tidak lagi berjarak dengan perkembangan teknologi informasi dan transportsi membuat lokalitas menjadi arena tempur. Jika tidak memiliki kekuatan, lokalitas bisa digerus kekuatan luar.

Kondisi itu mulai tampak pada kehidupan lokal masyarakat Jawa. Bahasa, sastra, dan budaya Jawa saat ini terus mengalami kemunduran. Para penulis dan penutur bahasa Jawa kian beringsut. Juga media massa berbahasa Jawa. Sehingga, kondisi bahasa, sastra, dan budaya Jawa ibarat hidup enggan mati tak mau. Continue reading “Bahasa Jawa butuh spirit baru”

Pemartabatan Bahasa dan Sastra Melayu

Sastri Sunarti
infoanda.com/Republika

Seminar bahasa dan sastra Mabbim (Majelis Bahasa Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia) dan Mastera (Majelis Sastera Asia Tenggara) baru saja diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 7-8 April 2008. Seminar diikuti semua anggota Mabbim dan Mastera, ditambah Singapura yang masih berstatus sebagai pengamat.

Seminar bahasa dan sastra ini diselenggarakan dalam rangka peringatan ulang tahun ke-35 Mabbim. Tema yang diusung adalah Memartabatkan Bahasa dan Sastra Nasional dalam Upaya Meningkatkan Ketahanan Budaya Serumpun. Continue reading “Pemartabatan Bahasa dan Sastra Melayu”

Bahasa »