?Kawin Paksa? Ilustrasi Cerpen

(Tanggapan untuk Binhad Nurrohmat)
Rikobidik *
http://umum.kompasiana.com/

Apa yang diuraikan Binhad mengenai ilustrasi cerpen Kompas semakin meneguhkan keyakinan saya, yaitu ada sesuatu pada cerpen-cerpen Kompas.

Bagaimanakah menanggapi isu dan gosip (di kalangan) seni rupa dan sastra terhadap ilustrasi cerpen seperti yang diungkapkan Binhad di Kompas 5 Juli lalu ini? Artikel ini adalah upaya untuk mengurainya. Continue reading “?Kawin Paksa? Ilustrasi Cerpen”

Cerita Rabelais dalam Huruf Arab-Melayu

Hasan Junus
http://www.riaupos.com/

CERITA karya pengarang Prancis Fran?ois Rabelais (1494-1533) itu dalam bahasa aslinya berjudul ??Le pauvre et le rotisseur?? yang teks lengkapnya dapat dijumpai antara lain dalam buku Promenades en France yang disusun oleh Ren? Bell? dan Andr?e F?nelon Haas terbitan Holt, Rinehart and Winston, Inc., 1957 halaman 18-19. Kaki-dashi atau kalimat(-kalimat) pembukaan cerita itu dalam istilah bahasa Jepang ialah sebagai berikut: A Paris, un jour, il y a tr?s longtemps, au moyen ?ge, probablement au temps du roi Louis XI, un pauvre se tenait dans la rue devant un r?tisserie. Il ?tait triste ey il avait froid, car il faisait mauvais tempas. Beaucoup de gens passaient dans la rue sans faire attention au pauvre. Continue reading “Cerita Rabelais dalam Huruf Arab-Melayu”

SEOLAH-OLAH KRITIK SASTRA

Maman S. Mahayana
Pikiran Rakyat 3 Okt 2010

Esai “Kritik dan ?Hama Sastra?” yang dimuat “PR” (19/9), tak mubazir kiranya jika ditanggapi. Ia seolah-olah esai “kritik sastra” yang enak dibaca, mengalir lancar memainkan bahasa. Akan tetapi, di sana sini ramai sesat nalar dan salah data. Tulisan ini coba mengembalikan duduk perkaranya ke jalan yang benar.

Esai itu berangkat dari buku Damhuri Muhammad, Darah Daging Sastra Indonesia (2010) yang memuat berbagai aspek sastra Indonesia; sejarah sastra, praktik kritik sastra, dan beberapa pandangan Damhuri tentang kehidupan kesusastraan Indonesia. Meski pembaca berkuasa menanggapi memaknai teks apa pun sebagaimana disarankan resepsi sastra, esai itu nyata benar telah mereduksi wacana keseluruhan isi buku. Continue reading “SEOLAH-OLAH KRITIK SASTRA”

KRITIK DAN “HAMA SASTRA”

Binhad Nurrohmat
Pikiran Rakyat 19 Sep 2010

DAMHURI Muhammad dalam bukunya Darah-Daging Sastra Indonesia (2010) menuding ada jenis “kritikus sastra serupa hama tikus perusak tanaman di ladang sastra.”

Hiperbola Damhuri itu merupakan gusar besar terhadap kritikus sastra yang gencar memburu kelemahan karya sastra dan malas melacak kekuatannya. Kritikus sastra serupa itu adalah seteru karya sastra lantaran nafsunya lebih bergelora untuk berkonfrontasi ketimbang berkomunikasi dengan karya sastra. Continue reading “KRITIK DAN “HAMA SASTRA””

Bahasa »