Teguh Winarsho AS
kr.co.id
BERJALAN tertatih-tatih menerobos gelap malam, perempuan hamil itu terengah kehabisan nafas. Tapi ia terus melangkah sebab rumah itu sudah semakin dekat. Ia bisa melihat kerlip lampu teras rumah itu seperti kunang-kunang. Juga pagar bambu di seling pohon perdu. Selain itu, rasa sakit di perutnya sudah tak tertahan, mual, mulas. Ini adalah kehamilan pertama sejak dua tahun menikah dan ia tak mau melahirkan di tengah jalan, disergap dingin. Ia harus cepat-cepat menemui Bidan Salwa, perempuan penghuni rumah itu, satu-satunya bidan di kampung. Continue reading “Bidan Salwa”
