HOLOCAUST RISING: DI TENGAH KRISIS TEATER DAN KANIBALISME

Sri Wintala Achmad *

Tidak terpungkiri bahwa Yogyakarta telah diasumsikan banyak orang sebagai salah satu kantong seni-budaya di Indonesia. Sehingga tidak musykil kalau EMHA Ainun Nadjib pernah menggagas bahwa Yogyakarta berpotensi menjadi ibukota kebudayan. Gagasan Cak Nun tersebut sangat beralasan. Karena berbagai genre kesenian yang merupakan produk budaya telah mengalami pertumbuh-kembangan secara dinamis di kota ini. Tidak hanya seni rupa, sastra, tari, dan seni teater yang bernuansa modern, melainkan yang bernuansa etnik lokal dan nusantara dapat tumbuh subur di Yogyakarta. Continue reading “HOLOCAUST RISING: DI TENGAH KRISIS TEATER DAN KANIBALISME”

Ashadi Siregar: Ulang Tahun ke 65, Pantang Pensiun

Ismi Wahid
http://www.tempointeraktif.com/

Bagi seorang Ashadi Siregar, kecintaannya terhadap dunia tulis dan jurnalistik tak akan terukur oleh waktu. Meski usianya semakin sepuh, tak lantas menghentikan aktivitasnya pada dunia itu.

“Saya sangat senang. Ternyata saya punya banyak teman,” ujar Bang Hadi, panggilan akrab Ashadi. Begitulah kesan pertama Bang Hadi yang terucap saat dialog ulang tahun ke 65 di auditorium TVRI pada Kamis (29/7) malam kemarin. Dalam dialog itu sekaligus membedah buku Ashadi Siregar : Penjaga Akal Sehat dari Kampus Biru yang sebelumnya sudah diluncurkan di Yogyakarta beberapa bulan lalu. Dengan usia kepala enam itu, badannya masih kelihatan bugar. Continue reading “Ashadi Siregar: Ulang Tahun ke 65, Pantang Pensiun”

Melihat Puisi dari Industri Buku Yogyakarta

Hasta Indriyana *
Kompas Yogya, 1 Okt 2009

Seorang kawan penulis, yang kebetulan berkecimpung di dunia penerbitan, melontarkan keresahan seusai menyaksikan pameran buku di Jogja Expo Center, beberapa waktu berselang. Katanya, di antara ribuan buku yang ada, ia tidak mendapatkan satu buku puisi pun di semua stan yang diikuti puluhan penerbit. Ia menyayangkan karena sangat menunggu buku yang isinya puisi karya sejumlah penyair. Continue reading “Melihat Puisi dari Industri Buku Yogyakarta”

Pencuri karya Shakespeare Dipenjarakan

Kalim (BBC)
http://www.tempointeraktif.com/

Raymond Scott, 53 tahun, dari County Durham, Inggris, dibebaskan dari tuduhan mencuri barang berharga itu tetapi dinyatakan bersalah memperdagangkan barang curian, dalam satu persidangan pada Juni lalu. Karya tahun 1632 itu diambil dari lemari pajangan di Universitas Durham pada 1998.

Hakim Richard Lowden menyebut karya tulis itu “barang berharga asli Inggris” dan mengatakan kerusakan terhadap barang itu merupakan “pengrusakan kebudayaan”. Continue reading “Pencuri karya Shakespeare Dipenjarakan”

Melacak Jejak 11 Maestro Sastra

Muh Syaifullah
http://www.tempointeraktif.com/

Karya sebelas maestro sastra ditampilkan di Taman Budaya Yogyakarta, Jumat (6/8) malam lalu. Pementasan karya mereka berupa pembacaan puisi, pembacaan naskah dengan monolog serta musikalisasi puisi. Kesebelas maestro itu adalah Nasjah Jamin, Umar Kayam, Linus Suryadi AG, Kuntowijoyo, WS Rendra, Muhammad Dipodegoro, Suryanto Sastroatmojo, YB Mangunwijaya, Subagyo Sastrowardoyo, Kirdjomulyo dan Pak Besut. Continue reading “Melacak Jejak 11 Maestro Sastra”

Bahasa ยป