Leonowens, Sastrawan Dunia Asal Indonesia

Eko Prasetyo
http://edukasi.kompasiana.com/

?Kedisiplinan, ketekunan, dan kemauan untuk selalu membaca dan mempelajari karya-karya tulis sastrawan lainnya yang bermutu merupakan salah satu syarat penting untuk meniti kesuksesan sebagai penulis.? (Leonowens S.P.)

Prestasinya cukup mentereng. Pada usia yang terbilang muda (33 tahun), dia mampu menyabet gelar ?Sastrawan Dunia? dalam Anugerah Sastra Indonesia pada 2009. Tidak hanya nasional, dia juga meraih penghargaan tingkat internasional. Pada 2007, dia mendapatkan anugerah The Best Writer Netherland. Yang fenomenal, sepanjang 2009 dia melahirkan 30 karya buku sastra. Karena prestasinya tersebut, dia memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia pada 7 Agustus 2010. Continue reading “Leonowens, Sastrawan Dunia Asal Indonesia”

Belajar Sastra Inggris, Buat Apa?

Fay Ahmed
http://edukasi.kompasiana.com/

Sastra Inggris sebagaimana Bahasa Inggris merupakan sesuatu yang dianggap ?asing? oleh sebagian besar warga negeri ini. Mungkin ada kaitannya dengan fenomena politik bahasa nasional masih yang mendudukkan bahasa Inggris termasuk kesusastraanya sebagai bagian dari bahasa asing, bukan sebagai bahasa pengantar di sekolah dan kampus kecuali di kelas-kelas tertentu di sekolah berstandar internasional (SBI). Hal ini diperparah dengan masih sedikitnya literatur puisi, novel atau drama Inggris yang dipajang di rak-rak perpustakaan kampus dan sekolah. Continue reading “Belajar Sastra Inggris, Buat Apa?”

SASTRA ACEH: SEBUAH PERJALANAN PANJANG

DARI HAMZAH FANSURI SAMPAI GENERASI TERKINI *

Maman S. Mahayana **

Membicarakan perjalanan sastra Aceh dengan rentang waktu yang begitu panjang (dari Hamzah Fansuri sampai Generasi Terkini) adalah tugas mahaberat yang keseluruhan perjalanannya mustahil dapat diungkapkan dalam beberapa halaman saja. Oleh karena itu, pembicaraan ini sesungguhnya sekadar gambaran umum, bagaimana sastra Aceh bergulir, menggelinding dan kemudian menjadi salah satu bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari lanskap kesusastraan Indonesia. Continue reading “SASTRA ACEH: SEBUAH PERJALANAN PANJANG”

Kotak Manuskrip Kafka di Bank Swiss Dibuka

Iwank, Guardian
tempointeraktif.com

Franz Kafka, pengarang novel Metamorfosis, ingin semua manuskripnya dibakar setelah dia wafat, tapi sahabatnya, Max Brod, menolak memenuhi wasiat itu. Hal ini memicu pertarungan hukum yang rumit mengenai nasib ratusan manuskrip yang memancing antusiasme peminat sasta dunia. Pertarungan hukum itu memasuki babak baru pada Senin lalu setelah empat kotak penyimpanan di bank Zurich, Swiss, yang memuat manuskrip itu dibuka. Continue reading “Kotak Manuskrip Kafka di Bank Swiss Dibuka”

Mengeja Tan Malaka Lagi

Judul buku : Madilog: Materialisme, Dialektika, dan Logika
Penulis : Tan Malaka
Penerbit : Narasi, Yogyakarta
Terbit : pertama, 2010
Tebal : 568 halaman
Peresensi: Ahmad Khotim Muzakka
http://oase.kompas.com/

Jika mau mencermati ketokohan seseorang, barangkali tak cukup hanya bersandar pada catatan semacam biografi ataupun autobiografi tokoh tersebut. Continue reading “Mengeja Tan Malaka Lagi”

Bahasa ยป