Hati-hati dan Waspada di ‘Jaman Kaliyuga’ ini

Achmad Soeparno Yanto

Sugih ilmu lan sekti. Ngelmu lan kasekteni iku ora kanggo pribadi, nanging kanggo nulung marang sapada-pada. (Ilmu dan kesaktian itu bukan untuk diri kita sendiri, melainkan untuk menolong sesama)

Prabu Jayabaya, merupakan tokoh penting dalam dunia kejawen. Beliau merupakan seorang raja yang masyhur dari kerajaan Kediri (1135 – 1157 M). Prabu Jayabaya merupakan raja yang bijaksana dan memiliki pandangan yang futuristik. Kewaskitaannya, mewujud dalam “ayat-ayat” spiritual dan dipercaya akan benar-benar terjadi. Continue reading “Hati-hati dan Waspada di ‘Jaman Kaliyuga’ ini”

Reposisi Dewan Kesenian Daerah

Maria M Bhoernomo
suarakarya-online.com

SUATU hari ada yang bertanya berapa gaji saya sebagai Ketua Litbang Dewan Kesenian Kudus (DKK)? Lalu dijawab oleh seorang rekan pengurus DKK bahwa gaji saya setara dengan gaji Presiden.

Begitulah. Jawaban tersebut tentu sangat menggiurkan bagi siapa pun, termasuk mungkin juga bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus. Sebab, untuk menjadi Ketua Litbang DKK tidak perlu repot-repot mencalonkan diri dengan dana besar dalam suatu pemilu. Continue reading “Reposisi Dewan Kesenian Daerah”

Rakyat yang Perkasa

Radhar Panca Dahana *
suarakarya-online.com

Mari kita membuat perbandingan sederhana antara apa yang kita sebut rakyat pada umumnya dan elite yang berkuasa (menguasai sumber-sumber ekonomi, politik, sosial, dan lain-lain). Pada situasi mutakhir di negeri ini tampaklah siapa sebenarnya di antara kedua pihak itu yang tangguh dan perkasa, siapa yang lemah dan tak berdaya. Continue reading “Rakyat yang Perkasa”

Kesusasteraan Tanpa Sastrawan

Beni Setia
http://www.suarakarya-online.com/

Ada serangkaian pertanyaan yang menggoda saya belakangan ini. Terutama, apa konsekuensi dari hubungan antara ilham dengan persiapan pra-menulis seorang pengarang. Di mana, di salah satu sisi, persiapan pra-menulis itu bermakna bakat dan kepekaan, kematangan tehnik dan wawasan mengarang yang berasal dari latihan menulis dan kebiasaan membaca, dan imajinasi dan fantasi yang dihidupkan oleh kreativitas dan empati. Sehingga sesuatu yang pasif dan hanya bertaraf potensi itu mendadak bisa dimotivasi, didinamisasi dan terbangkitkan, sehingga kerja mengarang itu mampu ditunaikan dan karangan terbentuk. Continue reading “Kesusasteraan Tanpa Sastrawan”

Bahasa ยป