Aminullah HA Noor
suarakarya-online.com
Bagi saya, apa yang paling terkenang dari puisi Sitor Situmorang, terutama dari periode awal, khususnya kumpulan Surat Kertas Hijau, Dalam Sajak, dan Wajah Tak Bernama, bukanlah isi filsafat -misalnya tentang keisengan atau keterasingan- melainkan bunyi dan rupa, bahkan tertib-rupa dan tertib-bunyi.
Ciri demikian itu membebaskan dia dari lingkungan pengaruh Chairil Anwar, sosok pembaharu dari generasinya sendiri, dan mendekatkan dia kepada Amir Hamzah. Continue reading “Memahami Puisi-puisi Sitor Situmorang”
