Besi

Goenawan Mohamad
http://majalah.tempointeraktif.com/

Tuhan, dalam bayangan mereka, adalah Tuhan yang menaklukkan. Ia adalah Tuhan dengan tangan besi.

Di Amerika mereka menyebut diri kelompok Rekonstruksionis. Ada juga yang lebih jauh, dan menyebut diri Christian Identity. Di Israel mereka adalah Gush Emunim dan bersama itu kaum “Kookis”. Di pelbagai negeri mereka adalah Jihad Islam. Di Indonesia mungkin punya nama lain. Mereka tidak satu. Bahkan bisa bertentangan dengan sengit. Tapi sebenarnya mereka berdekatan. Continue reading “Besi”

Lirik Lereng Merapi

Akhmad Muhaimin Azzet
http://puisiazzet.wordpress.com/
Judul Buku : Lirik Lereng Merapi; Antologi Puisi dan Geguritan
Pengantar : Dewan Kesenian Sleman dan Suminto A. Sayuti
Penerbit : Dewan Kesenian Sleman bekerja sama dengan Yayasan Aksara Indonesia
Tahun : 2001
Tebal : 174
ISBN : 979-95817-18-9

Judul antologi ini memang Lirik Lereng Merapi, tetapi sidang pembaca jangan bertanya di manakah letak ciri-ciri ke-Merapi-an atau ke-Sleman-an yang tampak dalam sajak atau geguritan yang terhimpun dalam antologi ini. Jangan pula bertanya apakah ke-Merapi-an merupakan idiosinkrasi penyair-penggurit Sleman. Continue reading “Lirik Lereng Merapi”

Sastra Hindia Belanda: Catatan Sebuah Surga yang Hilang

Seno Joko Suyono, Adi Prasetyo, Dina Jerphanion
http://majalah.tempointeraktif.com/

Bau harum daun teh tanah Priangan masih terasa menyegarkan di hidung Hella Hesse. Rasa dan bau itu seolah terpancar dari novel Heren Van de Thee karya Hella Hesse, yang diluncurkan tahun lalu. Novel yang memilih seting perkebunan teh di Bandung itu mengisahkan seorang juragan Belanda yang makamnya digunakan sebagai lokasi tirakatan oleh rakyat setempat. Dalam waktu setahun roman itu menjadi best-seller. Continue reading “Sastra Hindia Belanda: Catatan Sebuah Surga yang Hilang”

Bahasa ยป